KU BAYAR HUTANG SUAMIKU dengan TUBUHKU
"kalau memang mau kaya, Kerja Mas, Kerja!. Bukan malah hamburin uang buat foya-foya."
Diana tertawa pahit, lalu bersandar di dinding. Tubuhnya seketika kaku, ketika bayangan wajah pria tua bermulut bau rokok yang pernah menggoda mesum padanya muncul di benaknya. Bayangan yang membuatnya muak.
Perutnya tiba-tiba bergolak ingin muntah.
"Dan sekarang kamu bayar hutangnya pakai apa, hah?! Jual motor udah, gadai KTP, BPKB juga entah kemana. Apa sekarang kamu mau jual rumah kontrakan ini juga?!"