Diam-Diam Jadi Madu
tanyaku pada adik Andrian, sedari tadi tidak melihat keberadaan Bi Sumi.
"Di belakang" dengan acuh ia menjawab.
"Eh, Non, maaf tadi Bibi, tanggung" Bi sumi lari tergopoh melihat kami datang.
"Tidak usah berlari, Bi," ucapku sambil tersemyum geli melihat tingkahnya.
Bi Sumi mengucek mata "Lho, Den Andrian kok jadi dua. Bibi salah lihat, to"
"Tidak Bi, dia saudara Andrian, namanya Ardi" ucapku menjelaskan.
Hot Chapters