Cinta Pengganti
Begitu juga dengan Dianti, agar mereka mudah mengakrabkan diri.
“Om Gilang punya banyak game di kamarnya,” timpal Kasih mulai memamerkan semua hal yang dimiliki Gilang. “Ada PS, ada xbox, ada nintendo, terus … apa itu Opa, yang kayak kacamata?”
“Apa, ya?” Adi menatap Dianti yang duduk santai di sofa. Saat istrinya itu menggeleng tidak tahu, Adi lantas berusaha mengingat-ingat nama permainan tersebut. “Virtual … apa, ya.”