Cinta Tanpa Tapi
"Tapi aku takut , umi. Bagaimana nanti kalau seumpama semua orang tahu kalau aku adalah wanita tak sempurna."
"Apa yang kau takutkan itu tidak benar, Ratna? Harusnya kamu pasrahkan semuanya kepada sang maha pencipta,"
"Aku khawatir aku dan dia tidak benar benar cinta, aku takut hanya nafsu yang ada, apalagi status kami berbeda. Aku tak ingin gagal untuk kedua kalinya."
"Bukankah kau sekarang masih dalam masa Iddah, ada baiknya kalau kamu menepi sementara untuk benar benar tahu apa yang kamu rasakan itu cinta atau bukan."