Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TULPA

TULPA

Abdi di sini menanti dikau datang Memeluk mawar bertabur darah Terlilit duri, menangisi dikau sang dayita Yang tak kunjung pulang. Kuhirup oksigen sebanyak-banyaknya. Entah mengapa tiba-tiba saja dadaku terasa sesak. Membayangkan sosok Kelam yang pergi dari kehidupanku di balik bait-bait puisi yang tengah kutulis berhasil memporak-porandakan perasaanku. Kugenggam erat bolpoin yang kupegang. Hingga suara intruksi sang juri membuatku segera bangkit dari tempat duduk. "Waktu habis! Puisi harap dikumpulkan kepada para juri! Kami ucapkan terima kasih untuk kalian semua peserta dari perwakilan masing-masing kelas. Selamat siang dan selamat beristirahat!"
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

"Ide gue aja. Nanti lo yang tulis," "Emang lo bisa?" tanya Pipit sedikit ragu. "Bisa," Allisya mulai menyalurkan keluh kesahnya melalui puisi. "Kapan-kapan lo like ya blog halaman di F******k gue," pinta Allisya, semakin banyak yang menyukainya puisinya di hargai. Puisi yang di ungkapkan Allisya adalah: "Terjun" Salah kata menyakiti hati
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai diksi puisi
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
KURIR CINTA

KURIR CINTA

Dada Dido terasa berdegup tiga kali lebih cepat ketika telah berada di dekat gadis pujaannya itu, senyumnya terpancar ceria dan malu-malu melihat wajah manis sang gadis. “Oya, maaf ganggu sebentar, sesuai janjiku, aku ingin beri kamu puisi, mudahan kamu suka,” ucap Dido malu-malu. Ia langsung memberikan kertas pemberian Ode yang langsung diterima gadis itu dengan rasa penasaran tapi seulas senyum terpancar di wajahnya.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

tanya Disa dengan raut wajah heran. “Ini kunci keluar dari sini” balas Fia apa adanya. “Oke” balas Disa dan mulai berjalan mendekat ke arah Fia. Tanpa membutuhkan waktu lama Disa mulai membaca mantra yang ada di batu tadi. Mantra tadi tertulis dengan aksara Jawa, dan entah kenapa Disa dengan lancar mengucapkannya, setiap kata terdengar sangat jelas.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Siapa yang sangka, gadis yang sama sekali tidak menarik perhatianku itu, justru menjadi urutan pertama yang ingin kukenal lebih dekat, sejak ia membacakan sebuah puisi untuk malam pementasan. Suara Rain serupa gerimis yang menyentuh dedaunan. Lembut dan dalam. Suatu ketika, serupa pedang yang mendesing dalam peperangan. Keras dan tajam. Seirama dengan puisi yang dia bacakan. Namun, wajahnya tetap dingin dan datar. Tanpa ekspresi berlebihan. Meski begitu, suaranya mampu menyihir siapa pun untuk tenggelam dalam penjiwaan puisi yang dia bacakan. Termasuk aku yang diakui sebagai rajanya pembaca puisi terbaik di jurusan.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
In Relationship

In Relationship

Meski begitu, tetap saja guru kesenian memaksanya untuk membuat puisi. Dalam pelajaran lain, otak Dinah bisa saja lambat menerima materi, tapi tak ada yang bisa menyangkal di kelasnya. Dinah sangat bagus dalam hal sastra. Antara Dinah dan puisi, sulit sekali dipisahkan. Sering kali puisi yang Dinah tulis dimuat di mading sekolah. Membiarkan orang-orang membaca karyanya, juga sesekali menerima saran serta kritikan yang diberikan pembaca karyanya.
87.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status