Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KURIR CINTA

KURIR CINTA

jelas Ode, sedangkan Dido coba menoleh dan melihat buku-buku di atas meja kamar Ode. “Udah deh, nggak perlu pakai surat dan puisi segala juga bisalah. Langsung aja dekati, pasti lancar,” lanjut Ode. “Yah, jangan dong. Justru ada puisi gitu makin percaya diri aku,” sahut Dido
107.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as diksi puisi
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Sebuah puisi yang ditulis dengan hati-hati, huruf demi hurufnya seperti ditorehkan dengan perasaan terdalam. Dalia mendekat, matanya membaca pelan, bibirnya bergerak tanpa suara. 'Di bawah bulan, bayangmu bagaikan giok yang dipahat, keindahanmu mengguncang negeri dan kota. Bahkan salju musim dingin malu kalah putih darimu, embun beku pun diam, hanya menemaniku yang gelisah. Langkahmu ringan, bagai angin semi menyentuh willow,
9.857.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as diksi puisi
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Dan ia mulai membaca puisi: --- > “Sunyi tidak berisik, tapi menyentuh. Ia tidak datang karena diminta, tapi karena dibutuhkan. Sunyi tidak menyelamatkan, tapi menemani. Dan hari ini, aku tidak ingin didengar dari atas. Karena rumah yang kami bangun tidak punya lantai dua. Semua duduk sejajar. Semua pulang dengan tenang.” --- Beberapa terdiam. Beberapa bingung. Sebagian menatap tanpa berkedip. Tak ada tepuk tangan. Tapi suasana menjadi sangat hening.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as diksi puisi
Read
+Library
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

Bangunan itu tampak indah, tetapi sebenarnya tidak kuat. Kaum wanita cenderung lebih menyukai puisi yang halus dan anggun. Raihana mengambil puisi-puisi yang diberikan seorang gadis. la dengan santai melihat dan melihat karakter untuk angin sepoi-sepoi, asap tipis, dan karakter-karakter lain yang senada. la dengan ceroboh membolak-baliknya sebelum menyerahkannya kepada Dinda di sisinya yang lain, "Menurutku semua gadis ini memiliki keterampilan sastra, tetapi aku tidak terampil dalam hal puisi."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as diksi puisi
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.1K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as diksi puisi
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
DERSIK

DERSIK

tanya Disa dengan raut wajah heran. “Ini kunci keluar dari sini” balas Fia apa adanya. “Oke” balas Disa dan mulai berjalan mendekat ke arah Fia. Tanpa membutuhkan waktu lama Disa mulai membaca mantra yang ada di batu tadi. Mantra tadi tertulis dengan aksara Jawa, dan entah kenapa Disa dengan lancar mengucapkannya, setiap kata terdengar sangat jelas.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as diksi puisi
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as diksi puisi
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.3K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as diksi puisi
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.9K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as diksi puisi
Read
+Library
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
19.3K viewsOngoingAdded to Library 424 Times as diksi puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status