Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Katakan saja. Tidak apa-apa aku tidak akan berpihak padanya. Aku hanya ingin melihat secara objektif dari sudut pandangmu.” “Sebenarnya, ada keanehan yang terjadi. Tidak biasanya karyanya semengerikan itu. Aku tahu anak itu pecinta horror tapi kurasa itu bukanlah sebuah karya yang ditulis berdasarkan imajinasi. Melainkan sebuah ancaman.” “Karya?” “Ya, puisi. Damian menulis puisi di sebuah kertas yang ada di mejanya.” “Begitu ya.” “Eh? Kau sungguh tidak tahu?”
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Senja yang sudah lelah mendengarkan perdebatan teman-temannya. “Oh iya kenapa gue nggak kepikiran ya.” Sedia pun segerasearching di g****e dengan menuliskan kata DID. Haa? Dissociative Identity Disorder? Apa maksudnya nih? Kenapa gue mendadak bego ya?
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami, Dicintai Sahabat

Dikhianati Suami, Dicintai Sahabat

Tidak ada bangunan lain di sekitar rumah tersebut. "Pa, kenapa kita kemari? Kenapa kita tidak pulang ke rumah lama kita saja?" Alif bertanya pada ayahnya, tapi tatapannya tidak beranjak dari bangunan yang ada di hadapannya. "Pa, Galih takut. Rumah ini terlihat menyeramkan. Apakah di dalam ada hantunya?" Kini ganti Galih yang bertanya. "Kalian tidak perlu takut. Tidak ada satu hantu pun yang berani datang ke rumah ini. Mereka semua takut pada Papa," seloroh Dito menyombongkan dirinya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Bu Markonah adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI B yang membawakan materi tentang puisi. “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang puisi. Ada yang sudah tahu definisi puisi? Puisi adalah sebuah karya sastra yang gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan setiap larik dan kata-katanya yang sangat diperhatikan,” kata Bu Markonah Seluruh siswa menyimak dan mencatat penjelasan Bu Markonah, tetapi Alexa malah sibuk mengecek ponselnya berulang kali. Danish masih belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
FREL.

FREL.

Aku memejamkan mata sesaat, berusaha mengingat bait demi bait puisi yang pernah aku baca. "Kala hujan gerimis, bagai bunyi tambur mainan, anak-anak peri dunia yang gaib. Dan angin mendesah, mengeluh dan mendesah. Wahai, Dik Narti, aku cinta kepadamu! Ku—" "Ehm! Nama gue bukan Dik Narti, lho." Kak Kevan memotong puisiku seraya menahan tawanya. "Eh? Iya, ya? Bentar, bentar. Gue ganti lagi."
9.426.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai diksi puisi
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Baca Semua Ulasan
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

"Mau jadi penyair?" "Iya, cuma kurang diksi, makanya amburadul," jawab Diqi tak lagi bisa menahan tawa mengingat puisinya tadi menjadi sebuah sajak tanpa makna. *** Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ainun bertamu ke rumah Diqi seorang diri sesuai kesepakatan mereka. Di ruang tamu itu hanya ada mereka bertiga. Sebuah cinta yang menghadirkan luka menyekat dalam hati mereka. Ainun menunduk, lalu mengeluarkan sebuah bingkisan dari dalam tas yang dia pakai.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Pesan dari Dixon From : Dixon Apa kalian sudah berangkat? To : Dixon Kami sudah dalam perjalanan. Tak lama kemudian Dixon sudah membalas pesannya lagi. From : Dixon Apa kau sudah berdandan dengan cantik. To : Dixon Apa menurutmu aku tidak cantik kalau tidak berdandan? From : Dixon Tidak juga. Kau sudah cantik. Tapi kau mungkin akan mengalahkan para putri dari negeri dongeng jika berdandan.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 815 kali sebagai diksi puisi
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Dan buat bab selanjutnya aku bisa ngeliat mungkin Ainsley bakal melow yah inget traumanya dan dixon bakal ngerasa bersalah.. Bab depan kayaknya bakal mulai sad nih 😭😭😭 semangat terus kakkk elpit💛💛
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status