Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGGODA DOSEN GALAK

MENGGODA DOSEN GALAK

Darris memang tinggal menunggu detik-detik untuk sidang skripsi. "I don't wanna miss you like this. Come back to me, come back to me, my love." Danish bernyanyi asal, dengan lirik dan irama yang dia ciptakan sendiri, siapa yang mendengarnya tahu itu adalah suara tikus kejepit pintu.
1019.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Kepiawaian Vajra dalam memetik instrumen berdawai itu memang bukan isapan jempol semata. Mendengar iringan yang begitu indah, kepercayaan diri Candrani melonjak. Ia menarik napas dalam, lalu mulai membacakan bait pertama dari puisinya yang berjudul "Cahaya Candra di Balik Mega." Puisi itu berkisah tentang Dewi Bulan yang sinarnya dihalangi oleh kabut tebal kiriman Dewi Kegelapan.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Lio bersikukuh. "Saya tidak suka membaca tulisan di atas kertas, karena tulisan sangat sulit memperlihatkan emosi yang sebenarnya." Darian sampai harus mengalihkan pandangan saat mata mereka bertemu. Mata jernih itu membuatnya ingin menyentuh—karena memancarkan niatnya dengan jelas. Keinginan gila yang lebih baik disimpan saja. [Anda aneh. Kenapa sengaja memilih jalan yang paling sulit?]
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.757.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Tapi di bibirnya terukir cengiran kecil. “Bukan, Miss…” “Coba lihat ke bawah lagi,” pinta Diani yang langsung dituruti oleh Aliya. Kembali, tangannya menekan tombol ‘page down’. Mereka menemukan sebuah tulisan lagi. Puisi-puisi lainnya. “Amazing….” Desis Aliya takjub. “Ehem,” Diani berdehem ringan. “Bukan dirimu jugakah penulis puisi ini?”
9.918.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai diksi puisi
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Diary Rain

Diary Rain

~Sesi Lagu~ Kapan lagi kutulis untukmu Tulisan-tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu -Jikustik, Puisi- ~Sesi Lagu Berakhir~ Seketika tubuhku membeku. Pikiranku langsung melayang. Suara itu seperti berada tak jauh dari rumahku. Aku langsung menoleh ke arah jendela kamar. Segera aku berlari dan membukanya dengan tidak sabar.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Semakin malam hanya ada keanggunan layaknya sang dewi. Puisi yang cukup panjang membuat semua orang terdiam. Daisha mengambil kelopak mawar merah itu, lalu meniupnya ke udara. Para tuan muda dan juga orang-orang di sana langsung bertepuk tangan mengulang kembali puisi itu.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya. Kuscrool sampai bawah, tak ada titi mangsa. Di sana hanya tertulis, Gadisku Beraroma Dupa - Ida Ayu Ambarukmi. Siapa itu? Apa Mas Ichsan juga memiliki kehidupan lain di dunia maya? Cepat-cepat kukembalikan kursor ke atas, berniat membaca postingan itu. Sebuah puisi berbentuk paragraf dengan kalimat lugas dan minim majas. Kaff pernah bilang, yang seperti itu namanya senandika.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

ucap orang tidak tahu diri yang tiba-tiba mengganggu percakapan mesraku dan Ani. "Riski, udah baca mading belum?" sergah Ani begitu bersemangat, aku dag-dig-dug serr jadinya. "Udah, puisinya bagus. Tapi, aku nggak ngerti hehehe harusnya ada gambar pelanginya juga tuh biar lebih bermakna ...," ucapnya menggaruk leher. "Issh, puisi itu tentang, tentang ... tentang suatu yang menunggu sesuatu, iya 'kan, Na?" ujar Ani gugup sesaat dan melemparkan pertanyaan padaku.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai diksi puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status