PDKT di Sarang Monster
Ini dia!
Pintu depan tiba-tiba terbuka, didorong oleh sesuatu yang tak terlihat. Hening sejenak. Lalu, sesosok figur berwibawa melangkah masuk. Seekor kucing kampung, tapi versi bos mafia. Kepalanya besar, lebih besar dari kepalan tangan Dimas, raut wajahnya nggak ada unsur kebahagiaan sama sekali dan matanya buta sebelah. Bulunya tipis, memperlihatkan peta bekas luka di tubuhnya yang kekar. Seharusnya kucing berjalan tanpa suara, tapi setiap langkahnya di atas karpet terdengar seperti dentuman pelan penuh kuasa.
Hot Chapters