Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Vivian

Vivian

Sesaat memandangi Vivian, lalu membelakanginya keluar ruangan. Perawat menghampiri Vivian. Setelah mengambil makanan dari salah satu pelayan yang sedari tadi menunggu di depan pintu. "Duduklah, Nak!" Perawat mengusap punggung tangan Vivian terasa dingin. "Ikuti perintah Pangeran. Semua akan baik-baik saja," bujuknya kemudian. Vivian menyipitkan mata. "Apakah kau tahu rasanya menjadi calon Pengantin pria tua licik? Yang mampu membunuh siapa saja?"
2.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as dita von teese
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Aku … aku mau ketemu om Lex, biar …” “Sudah ada pak Abi yang urus semuanya,” putus Tessa mencoba menenangkan, sambil mengusap lengan Cita yang duduk bersandar pada headboard. Tessa tahu benar, Cita memiliki hubungan baik dengan keluarga Lex. Memang sedikit terasa aneh, karena Cita bisa menjalin hubungan baik dengan Elok, sementara Sandra pernah merebut Harry dari wanita itu.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as dita von teese
Read
+Library
Alisya

Alisya

] jawab Aiys. [Kamu tau, hari ini ada apa?] tanya Daffa. [Hari Kamis,] balas Aiys. [Bukan itu, ada apa hari ini?] Aiys mikir namun tidak ingat apa-apa. [Hari ini pengumuman hasil tes di Jerman bidadari, nanti kita lihat bersama ya..] jelas Daffa Ponsel Aiys terjatuh, panggilan terputus sendiri. Aiys segara mencerna satu persatu pesan dari Daffa "Pengumuman Hasil Tes?" tanyanya lagi sendiri.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as dita von teese
Read
+Library
DIA

DIA

goda Pramana sembari menepuk bahu Davka. "Papi …" protes Davka cemberut. "Ayo cepat anak-anak sudah menunggu di depan," ucap Atifa. Sepanjang perjalanan menuju Leuwi manggu,terlihat banyak ibu-ibu dan para gadis pekerja pemetik teh. Berpakaian tertutup rapi, baju panjang, celana panjang dengan sepatu boot serta topi lebar dengan memanggul keranjang anyaman untuk tempat pucuk teh.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as dita von teese
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

tanya Danu, yang kini berada di area dapur apartemen tersebut. "Menurutmu? Apa aku bisa minum teh, saat aku sedang di culik seperti ini," ucapnya kesal. Danu terkekeh pelan, mengambil dua buah cangkir, dan memasukkan serbuk teh hijau ke dalamnya, lalu ia memanaskan air hingga mendidih. Sebelumnya, ia memang membawa Dara dengan paksa ke apartemennya, dan sejak tadi wanita itu terus bersikap acuh kepadanya.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as dita von teese
Read
+Library
Dia

Dia

tanya Tita--nama gadis itu. "Iya, elah. Gitu aja jugaan," Lea bersungut. Dia kira ada hal penting apa yang ingin di sampaikan Tita sampai dia berani berbisik di kelas dosen yang terkenal killer ini. Baru saja Lea ingin memperbaiki posisi duduknya, terdengar suara dari arah depan kelas. "Kalian berdua! Yang bisik-bisik itu! Coba kalian jelaskan kenapa daya literasi di Indonesia relatif rendah?"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as dita von teese
Read
+Library
Elena

Elena

sapa Elena. "Pagi juga Elena,Siska. Ada apa nih pagi-pagi dah ngumpul, ngomongin aku ya? kepo nih gue."kata Dina. "Iya,dong. Kita habis ngomongin kamu. Benar kan Sis?" "Iya,bener itu. Hahaha.. Bisa aja kamu Din, pagi-pagi dah mau buat dosa aja." Mending lakukan hal-hal bermanfaat."jawab Siska.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as dita von teese
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as dita von teese
Read
+Library
Davira

Davira

sahut Davira kikuk, "lagian, nanti aku juga akan membelinya berhubung karena aku sudah memakainya. Kau tau kan, jika temanku ini calon desainer terkenal." Pete mengangguk. "Oh, bagus kalau begitu. Tapi sayangnya, aku tidak mengenal temanmu." "Nanti akan aku perkenalkan, namanya Selena, dia juga ada disini kok." "Uhm, baiklah." kata Pete mengangguk setuju. "Oh ya, kita belum kenalan." Pete mengulurkan tangannya pada Davira, "namaku Pete." Davira menatap tangan Pete yang terulur, kemudian Davira menatap ke arah Pete yang tampak kebingungan sebab Davira tak langsung mau menjabat tangannya.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as dita von teese
Read
+Library
Adit dan Tia

Adit dan Tia

Sekarang aku kembali gila saat bertemu dengan Adit laki-laki yang akan aku usir dari hidupku dengan cara apapun. Baiklah, sekarang kalian mulai taukan kenapa Tia benci banget sama cowok kayak Adit, nah ini adalah alasannya tapi kenapa membiarkan Nara sama Febri yang padahal juga urakan? Nanti aku jelasin di part-part selanjutnya. Selamat membaca dan maaf agak lama up nya. Hehehe.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as dita von teese
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status