Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

Saran Dirga. Ditya tertawa sinis. Andien tersenyum pada keduanya. Meletakkan nampan di atas meja taman. "Dimakan ya Dit. Ga boleh balik kalau belum makan." ujar Andien. "Makasih Kei." "Ini vitaminnya juga diminum ya. Lo pucat banget." "Hmm... Cape lahir batin Kei." Ucap Ditya sendu. Andien duduk di samping Dirga. Dirga menautkan jemari mereka. Andien masih menatap Ditya, sebelah tangannya yang bebas terulur, menepuk lengan atas Ditya perlahan.
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 880 Times as diting
Read
+Library
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Tentu saja, berikut lemon tea buatan kamu. Beberapa menit ia menunggu balasan dari Didit. ‘Kamu sudah menghabiskan makananmu? Karena aku tak mau mi kangkungnya dingin dan kamu tak lagi berselera. BTW, aku suka kamu sudah selesai membaca Jocelyn and Mark. Apa nanti malam kita bisa vidcal? Aku tak sabar mendengar ulasan kamu.’ Ia mengingat janji bersama Sarita.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as diting
Read
+Library
CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas

CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas

tegasku. Damian berjalan ke meja kecil yang ada di sudut ruangan‒ia mengeluarkan sebuah alat komunikasi genggam. “Aku sedang mencoba menghubungi yang lain yang ada di luar, tapi sistem komunikasi di area ini sepertinya sudah di jamming,” jelasnya. Suasana kembali mencekam saat suara ledakan kecil terdengar lagi dari arah rumah utama. Duarr!
154 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as diting
Read
+Library
Putra sang CEO Dingin

Putra sang CEO Dingin

Saat sampai di kedai es krim itu, Weylin segera bertanya, "Kau mau rasa apa?" "Mint," jawab Aiden. Weylin mengerutkan keningnya, "Kau suka rasa mint?" "Ya, kenapa Paman?" tanya Aiden. Weylin tersenyum senang, "Kita sama. Paman juga suka rasa mint." Mata Aiden berbinar, "Benarkah? Paman juga rasa mint? Sejak kapan?" Weylin menjawab, "Sejak Paman masih kecil. Paman tidak suka cokelat."
108.9K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as diting
Read
+Library
Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin

Lokasinya terletak di antara deretan pertokoan lainnya. “Itu dia, Sayang!” seru Bunga seolah sedang menemukan mutiara yang terpendam di dalam lumpur. Alvaro melirik ke tempat yang ditunjuk Bunga. Dia melihat papan nama ‘Mama Jane’ dengan keterangan kalau mereka menjual makanan Indonesia di papan tersebut. “Restorannya kecil, Sayang. Apa dia punya lontong sayur?” tanya Alvaro. Alvaro tahu kalau mencari lontong sayur di Belanda tentu tak sama dengan mencari di Indonesia.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as diting
Read
+Library
Dika dan Dito

Dika dan Dito

Dito menyodorkan kotak makan. “kamu masak?” tanya Rose langsung membuka kotak makan yang tertata rapi, walupun isinya sekedar telur mata sapi, nugget, dengan hiasan saos dengan bentuk love. Rose pun memberi reaksi untuk usaha sang pacar, Rose langsung makan di taman sekolah berdua dengan Dito. “hmm... enak !” seru Rose “enak?” tanya Dito mengangkatkan alis terkaget mendengar pernyataan dari Rose, karna Dito merasa masakknnya biasa saja rasanya.
9.72.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as diting
Read
+Library
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

Ting Bunyi email masuk dari tablet yang dipegang Diana membuat Dhito menatapnya sangar. Sontak membuat Diana segera berdiri menatap atasannya itu khawatir. Apa Pak Ramli sudah kurang pekerjaan semenjak mundur dari jabatan? Dia bahkan bisa menghubungi semua nomor dalam waktu bersamaan. "Kita akan lanjutkan nanti,"ucap Dhito keluar dengan membanting pintu lab hingga terdengar dentuman keras.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as diting
Read
+Library
PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

pinta Dita dengan suara memelas. Rama melirik malas. "Ck, nyusahin! Tadi ngegampar, sekarang malah pengen ikutan makan diluar," keluh Rama tapi tak urung juga akhirnya dia tidak bisa menolak saat Dita mengikuti nya keluar rumah. *** Dita mengeluh panjang pendek karena Rama menyuruh nya berhemat dengan hanya membeli ikan asin dan tahu tempe.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as diting
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

jawab kami serempek "Udah deh bang Dit, kalau lu serius datang ke rumah dia lamar anak gadis orang jangan suka main tebar pesona doang. Keburu sahabat gue ini di ambil orang baru lu nyesel dah." "Bentar lagi. Sabar ya calon bini, calon imammu ini bentar lagi mau sidang tesis habis itu baru deh abang ke rumahnya Ina." Ouh iya selain pemilik cafe semangat kak Dito dalam mencari ilmu dapet diacungi jempol guys. Coba bayangkan di usia yang dulu baru menginjak 23 tahun setelah lulus strata satu jurusan Ekonomi kak Dito langsung melanjutkan strata 2 dengan jurusan yang sama Manajemen Ekonomi. Sekarang kak Dito sudah selesai mengerjakan tesisnya tinggal menunggu panggilan sidang.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as diting
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Kok aku gak pernah lihat orang makan daging kuda, ya? Apa memang gak enak dimakan?” “Sayang kalau disembelih kali,” jawab Zio santai. “Kau lihat sendiri kudaku tadi, kan? Gagah, hitam mengkilat, tapi ada putih di wajahnya. Kayak punya jimat.” Dari arah lain, Dito sedang melinting sesuatu dengan khidmat. “Menurutku daun kawung ini lebih enak dari kertas papir,” katanya sambil menepuk-nepuk lintingan. “Nah, coba deh... dijamin mantap.”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as diting
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status