Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Seorang Pengganti

Bukan Seorang Pengganti

Iya, transfer tentu itu berhubungan dengan keuntungan yang akan menambah pundi-pundi kekayaannya. "Baiklah, langsung saja karena sejujurnya semenjak kesempatan itu ditandatangani saya tidak mengkaitkan perjanjian itu ke hukum. Lagian kalian tanda tangan dikertas itu tanpa ada materai jadi sebenarnya perjanjian itu hanya sebuah mainan saja," papar Zain setidaknya di sini ia bisa membalas Abi yang semena-mena. Tawa jahat pun tercetak jelas di bibir lelaki itu. "Zain, jadi kau—"
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Istriku Bukan Pajangan

Istriku Bukan Pajangan

Tubuhnya yang sejak tadi menegang dan memberontak pun melemah. “Kalau kamu lihat semuanya, kamu pasti tahu, Abang nggak balas sedikit pun tag dari dia. Jadi, tolonglah, jangan begini terus, ya. Abang bener-bener udah janji di dalam hati, hanya akan mencintai kamu seorang. Janji ini bukan sembarang janji. Allah langsung yang menyaksikan dari atas sana. Abang nggak berani mengkhianati kepercayaan Allah dengan berbuat curang di belakang kamu.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

'minum'? Menolak artinya tidak etis. Menerima artinya harus siap dengan konsekuensi. “Just one drink.” (Segelas aja.) Ryan tersenyum lebar, jelas berusaha membujuk. Sepertinya dia sadar dengan ekspresi ragu di wajah Dimas.
10232.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Ia melangkah maju, sorot matanya menusuk ke arah Viviene. “Aku hanya ingin memastikan tidak ada lagi yang menggunakan karya seni sebagai alasan untuk menodai kehormatan tamuku.” Kata terakhir itu — kehormatan — diucapkannya dengan tekanan kuat, membuat semua orang menunduk, malu atau takut. Viviene membuka mulut, tapi tak ada kata yang keluar.
9.6401.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.3K kali sebagai do not honour artinya
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Raisaa
Halo kakak pembaca semua yg baik hati dn masih setia dgn cerita ini.terimakasih banyak dn terimakasih krn terus mendukung cerita sy. sejauh ini sy Gk kehabisan ide dn ceritanya sesuai alur. terimakasih sy pd kakak semua yg msh berdiri disamping sy utk kawal cerita ini smpe akhir, sabar ya utk alurny
Agis Sat
aku dukung lagi kak..aku harap novel ini bisa masuk top 20,top 10 bahkan top 3.menurutku dirian&selene saling mencintai,mungkin dirian masih berpikir dia mencintai viviene tp menurutku dia mencintai istrinya tp belum menyadari perasaan sendiri.buat hubungan mereka semakin kuat dg konflik.sukses kak.
Baca Semua Ulasan
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Rangga merangkul bahu Berlin. "Dan istri gue," Rangga menatap Berlin bangga. "Dia nggak butuh cowok yang wangi parfum mahal tapi hatinya busuk. Dia butuh cowok yang siap kotor-kotoran masuk gorong-gorong demi bersihin nama baik keluarga." Berlin tersenyum, mengambil alih mic untuk kalimat penutup. "Buat semua yang nonton," kata Berlin menatap lensa kamera. "Seni itu indah. Lukisan itu mahal. Tapi kejujuran? Itu barang antik yang nggak ternilai harganya."
10814 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Menikahi Papa Karyawanku

Menikahi Papa Karyawanku

Para rekan kerja lain, yang tidak mengetahui rahasia ini, hanya menatap bingung melihat perubahan mendadak ekspresi Yuli, Naura, dan Arga. Dona menegakkan punggung, menyesap air perlahan, tetap santai. "Kalau kalian ingin tahu, nama itu memiliki arti penting bagi saya. Sebuah penghormatan bagi keluarga dan masa lalu yang tidak boleh dilupakan," tambahnya dengan nada lembut. Yuli masih menunduk, mencoba menenangkan diri. "Ah… ya… tentu, Bu Dona… nama itu memang… indah," jawabnya dengan suara terbata, penuh kehati-hatian.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Kamu Hanya Beban, Mati Saja

“Apa artinya 1,3 miliar ? Aku akan kasih kamu 130 miliar! 13 triliun pun nggak masalah! Aku akan kasih kamu semuanya! Kasih aku satu kesempatan untuk perbaiki semuanya .…” Aku melangkah mundur, hindari pelukannya. “Jangan sentuh aku.” Aku mengernyit jijik. “Ketua Doni, tolong sisakan sedikit harga diri. Uangmu yang berlumuran darah itu bukan kompensasi buatku lagi. Itu penghinaan.” Doni membeku. Tangannya menggantung di udara, seperti anak kecil yang kehilangan arah.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

“Aku naik kelas dengan nilai bagus.” “Lalu?” “Kamu harus kasih hadiah.” “Aku tidak pernah setuju.” “Kamu bilang naik kelas dulu.” “Itu bukan janji. Lagipula, kamu sendiri yang bilang kalau hadiahnya naik kelas dan masuk universitas.” "Tapi kamu bilang naik kelas dulu, Itu implied consent.” “Itu istilah bodoh.” Anindya tertawa puas. Lalu berhenti di depan Arkana. “Aku minta satu hadiah sederhana.”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

"Ya, aku tahu. Terserah, kamu mau percaya aku atau dia, intinya aku paling benci dengan kebohongan, aku harap kamu paham dengan maksudku." Evan sepertinya benar benar menekankan pada istrinya untuk tidak berbohong, mungkin dia trauma setelah mengetahui kebenaran dari hubungannya saat bersama Nilla kala itu. "Mmm ... pantas saja tadi dia panik." Isaura bermonolog dengan hatinya. Namun masih dapat di dengar sedikit oleh Evan. "Apa maksudmu? Aku tidak mendengarnya dengan jelas."
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

"Kami mau pulang ke Salatiga, Za. Percuma di sini, kami sama sekali tidak dihargai." Tidak dihargai bagaimana, Tejo? Bukankah kalian yang tidak memiliki tata krama dan sopan santun? Semut saja tidak diam saat diinjak, apalagi aku! Jelas akan melawan dengan seluruh kekuatan yang tersisa. "Baiklah kalau kalian mau pulang sekarang. Aku dan Lili tidak bisa memaksa kalian untuk tetap tinggal, kan? Lagi pula ini sudah menjadi keputusan Mas dan Mbak, kan?"
121.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai do not honour artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status