Rahim Penebus Dosa
Aku memang sudah menunggu-nunggu ajakan itu.
“Kami pulang duluan, ya, Ma, Pa,” kataku ketika berdiri.
“Congrats! Semoga janinnya bisa lahir dengan selamat,” kata Jevin yang langsung disambut ucapan terima kasih dari Dewa.
Rasa kesal yang sempat merayap dalam jiwaku perlahan memudar, berganti dengan rasa menggelitik yang membuatku nyaris menyemburkan tawa. Doa dari Jevin barusan sangatlah tidak spesifik. Aku yakin kalau sebenarnya doa itu ditujukan kepada janin yang kukandung, bukan kepada Vivian.
الفصول الرائجة