Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Di Rumah Sakit Setelah menunggu lebih dari dua jam tanpa kepastian, akhirnya seorang dokter pria paruh baya dengan jas putih dan stetoskop melingkar di lehernya keluar dari ruang pemulihan. Ia menghampiri meja perawat lalu menyebut nama: “ keluarga pak Danang ?” Bu Endang dan Dinda yang sedari tadi duduk gelisah langsung berdiri dan menghampiri dokter itu.
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 960 kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama

Tanpa banyak bicara, ketika kami menghampiri meja sang dokter, dia langsung mengulurkan foto hasil usg juga resep untuk vitamin. “Terima kasih, Dokter, kami permisi,” ujar Kak Zaki. “Maafkan sikap istri saya, emosinya sedang tidak terkontrol, bawaannya mau marah saja,” sambungnya sambil tersenyum tak enak. “Iya, Pak, tidak apa-apa,” jawab sang dokter sok baik itu, dengan papan nama bertuliskan ‘Dr. Caroline, Sp. OG.’ Di hadapannya.
10101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Menantu sang Dewa Perang

Menantu sang Dewa Perang

“Hei! Aku ini tidak mati, ya!” Mereka pun mengantarkan Baron menemui seorang Dokter di salah satu rumah sakit, setibanya mereka di rumah sakit. Baron, langsung diarahkan ke ruang check up. Lalu, ada seorang Dokter yang bernama Bosconovitch. Seorang Dokter dari Rusia yang sedang bertugas di Indonesia. “Apa, anda Tuan Baron? Saya, Dokter Bosconovitch, Saya akan memeriksa Anda, silahkan masuk!”
830.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

Dokter paruh baya tersebut, menyapa Damar dan Annisa dengan ramah. “Halo, silahkan duduk, ada yang bisa kami bantu?” ujar Dokter Richard dalam bahasa inggris. “Terima kasih Dokter.” Damar dan Annisa duduk di depan sang Dokter.
9.8166.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Ternyata Tuan Muda

Suami Penggantiku Ternyata Tuan Muda

Seorang dokter laki-laki dan dua orang perawat perempuan menyambut kedatangan Key dengan senyum yang begitu ramah. "Selamat pagi, Bu Keyla, gimana kabarnya? Silahkan duduk, Bu," ucap dokter yang bernama Farel itu. "Pagi, Dok, Alhamdulillah baik," balas Key ramah. Dokter tersebut pun lalu memeriksa catatan medis milik Key dan mengangguk - angguk sebentar. "Ada yang dirasa pagi ini, Bu? Seperti mual atau muntah?" tanya Dokter Farel ramah.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

Kalimat sederhana, tapi dengan jarak yang lebar dan merapuhkan hati Avrisha. Belum sempat Arion menyahut, suara pintu kamar kembali terbuka membuatnya sontak mengurungkan suara. “Selamat pagi,” ujar suara bariton itu terdengar tenang, tapi di baliknya ada nada tegas yang membuat udara di ruangan menegang. Arion menoleh. Di sana berdiri seorang pria berseragam dokter, dengan jas putih rapi dan name tag bertuliskan dr. Elvareno Mahindra, SpOG.
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Apa yang terjadi karena ia dokter. “Apa perlu aku mencari dokter yang kompeten?” Xavier meremehkan Arlan. Arlan itu dokter ahli ginekologi. Penyakit Karin itu tentang kejiwaan. “Hehh? Kau pikir aku tidak belajar tentang itu Xavier? Kau baru mengenal Karin. Kau bukan pria yang baik untuknya, dia juga tidak ingin dekat denganmu. Apa kau tidak melihatnya?” Xavier mengangkat sudut bibirnya. Tangannya di saku celana dan tatapannya terlihat sinis.
10105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Hangatnya Dekapan Mas Dokter

Hangatnya Dekapan Mas Dokter

Di hadapannya kini berdiri seorang dokter muda dengan jubah putih bersih. Pria itu memiliki perawakan yang cukup tinggi dengan paras yang ramah, namun sorot matanya yang menatap Renata tampak sedikit redup dan penuh nostalgia. Di papan namanya tertulis jelas: dr. Arnold Wijaya. Renata mengerutkan keningnya sekilas, mencoba mengingat-ingat. "Dokter Arnold? Maaf, saya agak lupa karena jumlah mahasiswa di angkatan kita sangat banyak, dan kita pasti berbeda kelas serta gedung fakultas."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Baru setelah itu Edgar melanjutkan langkahnya sambil kembali menempelkan ponsel pada telinga, sedangkan Kaluna memasuki ruang dokter yang memeriksa Damian. "Silahkan duduk, Bu," dokter itu menyambut Kaluna dengan ramah, mempersilahkan Kaluna duduk di kursi depan meja kerjanya. Kaluna melirik papan nama dokter tersebut sekilas, dr. Cakra Darmanto, Sp.A. Sepertinya beliau sudah cukup lama mengabdi di rumah sakit ini, melihat ruangannya yang cukup besar dan nyaman juga usianya yang tak lagi muda.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai dokter
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status