Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Naomi tiba-tiba berhenti. "Apa?" Mata Naomi membesar. Killa langsung mengikuti arah pandangannya. Sebuah booth snack. Namun yang menarik bukan snacknya. Melainkan tas besar yang diberikan untuk setiap pembelian paket tertentu. Tas itu berisi berbagai macam keripik, cookies, kacang, dan camilan lain. Naomi langsung mendekat. "Oh tidak." Killa sudah mengenal ekspresi itu. "Kamu mau?"
927 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Begin Again With You

Begin Again With You

"Air putih sama keripik kentang." Adit hanya menganggukkan kepalanya dan ia mulai mengambil beberapa macam snack ringan yang ia masukkan ke keranjang yang ada di tangan Hanna. Saat ia sudah memasukkannya, Adit segera mengambil alih keranjang itu dari tangan Hanna. "Masih ada yang mau ditambah enggak, Han?" tanya Adit kepada Hanna yang membuat Hanna memasukkan dua batang coklat dan dua permen karet.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Perlahan, ruang di dalamnya pun terlihat. Cahaya matahari yang memancar menyinari bagian dalam kontainer, memperlihatkan tumpukan bingkisan yang tersusun rapi. Kotak-kotak bersegel dengan berbagai ukuran memenuhi hampir seluruh ruang di dalamnya. Beberapa di antaranya berbalut plastik bening, dan terlihat sebuah brand makanan terkenal Snack serta pakaian. "Sebagai hadiah kelahiran, aku menyumbangkan bingkisan!" ucap Maxime dengan suara yang dalam dan penuh ketegasan.
1041.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Ia bergerak sepelan mungkin agar tidak menimbulkan suara gaduh. Dari dalam kulkas, Keeva mengambil dua bungkus sosis dan susu kotak. Kemudian beralih pada cabinet yang terisi penuh aneka jajan. Pilihannya jatuh pada biscuit cokelat sejuta umat. “Lapar?”
10543 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

ucap Evelyn ketus. Sambil berjalan, mata Han kesana kemari melirik berbagai macam produk yang tertata rapi. Sampai pada barisan makanan ringan, entah kenapa ia merasa tertarik pada sebuah snack berbungkus warna hijau di sana. "Nona roti! Apa aku boleh minta ini?" Dengan mata penuh harapan layaknya anak kecil yang meminta sesuatu pada ibunya. Evelyn mengamati snack tersebut dan termenung sebentar, "Tidak! Uangku tidak cukup. Aku sudah membeli perlengkapan bayimu juga beberapa makanan untukmu."
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

"Kau tidak suka neko-neko." Item 2: Bungkus Cokelat. Silverqueen Chunky Bar ukuran kecil. Bungkusnya disobek rapi, tidak dikoyak kasar. Dia suka manis. Tentu saja. Namanya saja mungkin berarti cahaya, tapi jiwanya semanis gula. Dia memakannya sendirian di kamar. Camilan penghibur lara?
750 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

[Dia berbakat jadi food vlogger] [Serius, ini menggugah selera] Ara berpindah ke camilan berikutnya. “Ini Biji Silana. Snack jalanan.” Ia menyendok biji hangat bercampur krim, bubuk asin, dan perasan jeruk biru. “Asin, asam, manis. Teksturnya kontras. Ini snack yang ceria.” Dessert menyusul. Lalu cokelat kental. Lalu bubur hangat penutup.
691 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Dear Joy

Dear Joy

"Udah, abaikan saja. Deli alek aku sudah tahu siapa yang menelepon. Itu tidak lain dan tidak bukan Mamaku. Kayak enggak tahu Ibu-ibu yang rempong pengen tahu anaknya yang mau KKN." "Mamiku tidak tuh, dia santai aja." "Karena kamu bisa mengurusnya sendiri." "Mel, snack yang kemarin dibeli kamu simpan di mana? Mau aku amsukan di kantong yang mana?" Muti mengalihkan pembicaraan lagi. "Taruh saja nanti ke kantong yang Biru. Snacknya ada di dalam lemari warna putih bagian paling bawah. Ah, aku saja-"
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

"Kusut banget." Fanala mencebik. Namun tak berkata apapun. Ia malah berlutut di lantai, membongkar belanjaannya. Beberapa bungkus mie instan, sekotak susu UHT coklat, satu pak yakult, beberapa bar coklat, sekotak plester luka, empat bungkus sariroti sandwich coklat, dan sebungkus koyo berserakan di atas meja. Dengan santai Fanala mengenakan koyo pada kedua pelipisnya. Terlihat sekali sudah sering melakukan hal itu.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Lani mulai membuka box makan yag dia bawa dari tenda. "Aku bawa banyak snack, sosis, dan minuman. Kalau mau ambil saja" Satu persatu snack, sosis, dan minuman dari dalam kresek dikeluarkan oleh Josua. Terlihat senyuman bahagia mengembang dari bibirnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai dokumentasi snack kotak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status