Go Away
Jemarinya meremas kantong plastik putih di tangannya itu, melampiaskan kesal yang menjejal.
"Dan jangan pernah lagi datang ke Busan, aku tidak mengizinkan!"
Untuk kedua kalinya, netra coklat Diana membulat. Bagaimana bisa dia--
"Kau kemarin menangis setelah kembali ke Busan, 'kan? Dan lelehan telur itu, pasti ada yang telah mencoba mencelakaimu di sana. Jadi, jangan pernah ke Busan lagi. Kau tahu, kau pantas mendapatkan ketenteraman hatimu. Jadi, jangan coba-coba dekat-dekat dengan sesuatu yang jelas-jelas akan mencelakaimu, melukai hati, apalagi sampai menurunkan martabat."
Bab Populer