Ibu, Jangan Tinggalkan Kami
tanyanya.
"Iya. Udah ngantuk banget, nih." Aku menyambar tas di kursi.
"Ada banyak pertanyaan tentang kamu dan ibumu, tetapi kamu sudah mengultimatum," ucap Dipta.
"Suatu hari nanti, kamu akan tahu." Aku menyamai langkah Dipta keluar rumah.
***
Aku menempelkan kening di jendela kamar, menatap gerimis hujan yang turun sejak pagi. Rasanya sangat sepi di rumah sendirian, apa lagi libur kerja.