Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Not a Week

Not a Week

Ini kali kedua Dave membentak seseorang. Panas. Mendengar nama saja sudah tidak suka. Donna mengeluarkan jurus andalannya. "Selalu saja Taylor! Aku muak! Aku ingin mengundurkan diri saja!" Lengan Donna ditahan oleh Dave dengan erat. Ini kesekian kali Dave menolak pengunduran diri Donna. "Kamu tidak bisa asal mengundurkan diri. Akan kuantar pulang sampai rumahmu."
9.95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Tanpa Status

Tanpa Status

Apanya yang tidak baik? Nico hanya diam. Di pikirannya, club malam tak lain adalah tempat untuk mabuk-mabukkan sambil berjogeg dan menurutnya itu adalah hal yang negatif. Sebagai pria yang dididik sedemikian rupa, tentu nalurinya menolak ajakan Rendy. "Ayolah!" bujuk Rendi, "Kau sepertinya belum pernah main ke club. Bagaimana kalau kau mencobanya sekali?"
103.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

It wasn't what you said It's what you didn't say No baby it wasn't what you said Iya dia tidak mengatakannya. Dia bungkam dikursi pengendara. Justru kejadian lain menutupi dia untuk berbicara. Kesempatan yang seharusnya bisa aku dengar, karena tak berani bertanya. Tetapi kenapa malah membuat ini semua menjadi tanda tanya yang lebih besar lagi? Haruskah aku berusaha lebih keras lagi untuk menemukan jawaban?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

“Nggak akan.” “Apa coba yang mau aku bilang?” “Jangan pacaran terus.” Rheyner beralih ke ceruk leher Nadira. Menghirup aroma Nadira untuk ia simpan di memori otaknya. “Gue nggak akan pacaran. Gue bakal fokus ngejar mimpi gue. Setelah lulus SMA sampai sekarang juga nggak punya pacar ‘kan? Ke mana-mana sama lo doang.”
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Go Away

Go Away

Tentang sebuah melupakan yang beda tipis dengan kembali menginginkan. "Annyeong, Anna ...." Diana bersikukuh bergeming tanpa membuat pergerakan apa pun. Demi apa pun, ia sungguh belum siap berjumpa lagi dengan masa lalu yang bahkan sudah tertinggal jauh di belakang.
103.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

"Better than numb." "What happens now?" "Now we see what happens next." "Very philosophical." "Very practical. Do you want to stay or do you want to go home?" "I want to stay. But I should probably go home." "Those aren't contradictory. You can want something and choose something else." "Then I choose to go home. But I want to stay." "When you're ready to choose wanting to stay, let me know." "What if I'm never ready?" "Then you'll have had excellent Italian dinner and memorable kiss in beautiful apartment."
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Alex terlihat masih di kamarnya. "Aku juga." Diana memainkan cincin di jarinya, "Kamu sedang apa?" "Aku sedang memikirkanmu." "Ih, gombal!" Diana tertawa. "Serius. Tidak lama kemudian kamu mengirim pesan singkat." "Alex, sampai kapan aku harus tinggal disini?" rajuk Diana. "Sampai ayahmu tenang. Begitu keadaan sudah tenang aku akan bicara lagi dengannya. Aku tidak akan menyerah."
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai don't stay
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status