Purba Mahkota
“Karena dirasa terlalu sadis dalam menjabarkan cerita, apakah ini juga menjadi salah satu alasan untuk pengarang dongengnya menyamarkan bahwa suami putri itu adalah seekor anjing? Tapi … ah sudahlah, aku tidak tahu.”
"Apa-apaan …?!"
Setelah membuat keempat pendengarnya itu menjadi syok seperti ini, dengan entengnya … pustakawan melempar jauh-jauh pendapatnya barusan terkait dongeng yang selesai dibicarakan dengan seenak jidat?!
Dasar, tidak ber—!
—DING!
“…?”
Mengesampingkan rasa kesalnya terkait pembicaraan barusan, Pepita sontak mengecek ponsel miliknya, yang akan selalu menimbulkan nada dering notifikasi begitu ada pesan masuk.
Bab Populer