Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Melepas Cinta, Menggapai Diri

Melepas Cinta, Menggapai Diri

Mereka mengayuh sepeda masuk ke dalam area sekitar lima atau enam ratus meter, lalu bertemu dengan rombongan kambing. Beberapa kambing mendekat begitu cepat seolah melihat kendaraan pengantar makanan. Wanda langsung membungkuk, menahan ember dengan tubuh bagian atasnya, menutup mulut ember itu rapat-rapat. Melihat ember yang berwarna cerah, kambing-kambing tahu ada makanan di dalamnya. Mereka menanduk-nanduk ember bahkan menggigit Wanda.
9.4317.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai dongeng kambing
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Sambil menunggu update buku ini, mampir ke cerita aku. Judulnya "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Baca Semua Ulasan
JODOHKU MIRIP OM-OM

JODOHKU MIRIP OM-OM

“Ngambek, dong.” “Siapa yang ngambek?” “Dede yang masih di dalam, mamanya ngambek, nih.” Aku tidak mengerti dengan ucapan Mas Haris. Dia kembali mengusap-usap perutku sambil mengeluarkan kata-kata itu. “Maksud Mas apa?” Aku akhirnya membalikkan badan lalu menatap wajahnya. “Sebentar lagi kita akan jadi orang tua, Sayang.”
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Di area petting zoo, Nathan memeluk kambing kecil sampai kambingnya bingung. “Mamiiii dino!!!” Nathan menunjuk domba. “Itu domba, bukan dino,” timpal Anita. Rex jongkok samping Nathan. “Kalau Nathan bilang dino, berarti dino. Oke?” Anita memukul bahu Rex pelan. “Jangan ngajarin yang aneh-aneh.” Rex tidak peduli. Dia sibuk memotret Nathan yang senyum-senyum melihat kelinci.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Ladang yang Berdendang

Ladang yang Berdendang

Sedangkan daging duwegannya dicampur dengan sirup rasa jeruk tak lupa dikasih es batu supaya makin segar dicuaca yang sangat terik ini. Nini Uju dan Uwa Eti banyak mengobrol dengan gadis remaja itu. Vivan hanya mengerti sedikit karena ada beberapa kata dalam bahasa Sunda yang mirip dengan bahasa Indonesia. Lima belas menit kemudian gadis itu pergi ke arah sawah lain yang berada di atas, entah akan pergi ke mana soalnya arah pulang bukan ke jalan sana. "A Pipan nanti ajarin PR matematika aku ya," ucap Sabila sambil memakan singkong bakar yang dipasak oleh kakeknya.
106 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

Ini adalah minuman kesayangannya, tapi sepadan jika ditukar dengan kenikmatan yang akan didapat dari gadis itu. Di geladak utama, bagian depan. "Mari kita minum sampai mabuk. Bukankah ini harus dirayakan? Apa yang akan kita jual ke ibukota kali ini, pasti menjadi yang termahal dari apa yang pernah kita jual," ujar Pan, sambil meletakkan kendi itu di atas meja. Tuan Mo dan Chan, yang awalnya sedang bermain kartu langsung tersenyum lebar saat melihat kendi-kendi itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

"Kepala kambing bertanduk!" Suara lantang yang sangat meyakinkan terdengar dari bibir tipis Guang Mei-Yin di ruangan tamu rumah Gong Yibo. "Menurut apa yang diajarkan oleh Guru, kepala kambing bertanduk ini merupakan salah satu lambang dari iblis." "Bisa kamu tunjukkan batu merah kepala kambing bertanduk itu?" pinta Fang Yuan.
1039.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

tanyanya saat Udin melintas. “Kuciang.” “Nah, kan, elu pinter!” “Kebetulan aja tau, Mbak!” “Kalau kambing?” “Kambiang!” “Nah, tuh, elu tau jugak!” “Hmm … yang ditanyain yang gampang-gampang, sih! Eh, Mbak, kamu tau, gak? Di sana itu gak ada lho binatang yang namanya anjing!”
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

tanya Bara sambil mengingat dirinya apakah pernah menjadi makhluk menyerupai kambing atau tidak. "Bodoh! Bukankah saat kau menjadi Iblis Neraka kau ini sangat mirip dengan kambing guling!? Kau merah dan bertanduk! Itu sudah cukup membuatku langsung mengingat wajah seekor kambing!" kata Yao Ling membuat Bara langsung menepuk jidatnya karena tak menyangka pikiran Yao Ling akan sejauh itu. "Jadi kau melihat itu sebagai wujud kambing ya...Hahaha...! Entah aku harus merasa senang atau tidak. Tapi aku yakin Iblis itu tidak akan senang sama sekali mendengar hal itu," kata Bara.
8.963.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 15 Keesokan harinya, Elora terbangun dengan kepala yang berat dan perasaan campur aduk. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela kecil ruangan tempat ia tidur terasa begitu asing. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba mengingat apa yang telah terjadi. Segera, ingatan itu kembali—momen yang hangat, yang penuh dengan ketegangan dan perasaan yang tak terucapkan. Dan di balik semuanya, ada satu hal yang mengganggu pikirannya: apa arti dari malam itu?
972 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Tadi Kang Tugiman lari pontang-panting, Yu! Tapi terus ke tangkap sama Kang Jarwo dan dihajar sampai babak-belur." Bude Sumiyati memandang ke arah Bulek Nuning, "Gimana, ceritanya? Aku kok, gak paham, Ning?" "Kang Tugiman berusaha lari saat Kang Jarwo datang, tapi Kang Jarwo cepat main tangan dan mereka berkelahi, tapi tadi Kang Tugiman kelihatan kalah sama Kang Jarwo," jelas Paklek Giman. "Oalah, sokor kuwi, rasakno ben kapok! Kalau bisa dihajar saja sampai remuk badannya, huh! Aku ikut emosi melihat tingkahnya itu!" geram Bude Sumiati.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai dongeng kambing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status