Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng
Mas Nata lalu menyodorkan punggung tangannya, aku bergeming sebentar sambil menatapi tingkahnya yang aneh.
"Ayo buruan, aku mau berangkat," katanya, aku mengerjap dan refleks mencium punggung tangan itu.
"Dasar otoriter," dengusku setelah dia pergi.
Aku kembali masuk ke dalam, bibik sedang tergopoh ke arahku ternyata.
"Ada apa, Bik?"
"Nyah, dipanggil sama Nyonya besar."
"Oh ya, makasih, Bik."
Capítulos em Alta