Janda Kembang
Wira yang melihat istrinya menghampiri dengan wajah yang ditekuk dan kedua tangan diletakkan di depan dada pun mengernyit heran.
"Kamu ini kenapa, sih, Sayang? Kok mukanya cemberut gitu?"
"Aku tuh sebel deh, Mas, sama sih Nenek-nenek itu!" desis Shofia seraya duduk di sisi ranjang yang ditempati oleh suaminya.
"Siapa yang kamu maksud? Bunda?" Wira menatap wajah Shofia dengan bingung.
"Bukan, masa Bunda, sih? Sih Erna itu, lho, makin lama kok makin ngelunjak, ya, heran aku."