Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Ini adalah hari pertama dia bangun dari kasur asramanya setelah pindahan kemarin. Ira memilih tinggal di dormitory demi menghemat pengeluaran, sebenarnya ada tiga pilihan dormitory yang bisa dipilih, pertama elite dormitory, fasilitasnya paling lengkap dibanding dorm yang lain, untuk kamar mandi dan dapur menyatu dengan kamar yang cukup luas, ada juga fasilitas wifi, laundry, minimarket, mushola, kamar untuk tamu, gim mini, dan ruangan dengan cctv, menyesuaikan dengan fasilitasnya, dorm kampus ini dipatok dengan harga tertinggi, sekia
2.4K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as dorm
Read
+Library
Home

Home

16.05 Ruangan dekan tak terlalu luas. Temboknya berwarna putih tulang dan dilengkapi dengan beberapa furnitur, seperti: satu meja kayu yang dilengkapi dengan tiga kursi untuk dekan maupun pengunjung, satu meja kaca yang dilengkapi sofa panjang berwarna hitam, lemari berisikan beberapa dokumen penting, satu air conditioner, dan beberapa figura yang memajang foto sederet prestasi terbaik kampus.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as dorm
Read
+Library
Stupid Love With Crazy Bad Boy

Stupid Love With Crazy Bad Boy

Disana terdapat dua kamar tidur, tiga ruang serba guna dan sebuah dapur besar beserta ruang makan. Dhilla berjalan mengikuti Abimanyu dalam diam. Tidak terasa, saat saat Abimanyu belum selesai menunjukkan bagian-bagian apartemen itu, suara azan bersahutan terdengar dari kejauhan. “Kita sholat dulu, kamu sholat atau ada halangan?” Tanya Abimanyu menoleh kearah Dhilla. “Sholat, Pak!” Jawab Dhilla singkat, masih berusaha bersikap formal.
9.549.0K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as dorm
Read
+Library
Cinta yang Tak Terpatahkan

Cinta yang Tak Terpatahkan

Vallery tidak peduli, “dan Aiden dia sekarang sedang berada di salah satu villa milik keluarganya.” “Bukannya dia tinggal di asrama?” Hinode menggeleng, takut sup-nya dingin, ia segera menghabiskannya, “tidak, Aiden itu tidak pernah menjadi penghuni asrama. Setiap hari dia akan pulang ke apartemen yang sudah disediakan oleh orang tuanya di dekat sini. Dia itu kaya raya, untuk apa dia tinggal di asrama?” itu adalah poinnya, Aiden hanya tinggal di dorm untuk persiapan turnamen, setelah turnamen selesai tidak ada alasan untuk tinggal.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as dorm
Read
+Library
DIA

DIA

Davka sudah tidak peduli seandainya gadis itu tidak mau mendengarkan penjelasannya tetap ia akan menjelaskan seluruhnya. Almira sedang mandi, saat terdengar ketukan pintu depan tempat kostnya. Almira tinggal di dalam sebuah rumah kos bersama dengan lima orang temannya yang lain. Malam ini dia sedang sendirian, kelima teman kostnya sedang pergi bermalam Minggu. Ia melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam dan siapa malam-malam begini mengetuk pintu? Memang tempat kos Almira terbilang bebas, berhubung yang tinggal di dalamnya juga wanita yang sudah dewasa. Bahkan ada diantara mereka yang sudah menikah, sedangkan sang tuan rumah tinggal tidak jauh dari rumah kos
109.4K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as dorm
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

Sehari setelah keputusan mereka, bukanya mendapat ketenangan atau apa, mereka malah mendapat teror kecil dari penghuni sekolah. Contohnya di rumah Yara. Saat ini Yara sedang tidur di atas kasurnya dengan nyamannya. Seperti beban hidupnya sudah pergi dari pundaknya. ‘Brak!’ salah satu barang di atas lemarinya terjatuh dengan cukup keras.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as dorm
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

sontak ia langsung bangun dari tidurnya dan melihat ke sekelilingnya. Ah… bukan… batinnya memasang ekspresi kecewa begitu melihat sesosok manusia yang sedang terlelap di tempat tidur seberangnya. Tergantung sebuah wig berwarna merah muda di atas dinding. “Sekarang ini kita sedang berada di lantai 131, tepatnya di APPT Dormitory!” Celetuk sebuah suara di telinganya. “Iya, aku tahu. Kamu selalu muncul di saat-saat yang tidak berguna.” balas Rosa ketus.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as dorm
Read
+Library
Bulan di Darah Awan

Bulan di Darah Awan

Notifikasi berhamburan dari grup angkatan. ‘Ada kos murah sih, tapi ada catch nya.’ ‘Dimana?’ ‘Riris bilang di daerah yang agak jauh dari kampus.’ ‘Harganya murah, fasilitasnya lumayan lengkap.’ ‘Cuma dapurnya dapur luar, mesin cuci bersama, sama tong sampah gabung.’ ‘Masih okelah.’ ‘Satu lagi, yang tinggal di sana gak boleh gossip soal Praktikum Pemograman. Bisa auto E kalian.’
103.2K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as dorm
Read
+Library
Sadena

Sadena

Syukurlah, Kirain si keong bakal geger otak. "Kalo gitu gue tinggal dulu karena waktu jaga gue udah mau habis, entar ada yang gantiin. Nah, ada perlu sesuatu minta sama petugas baru itu aja ya," ucap Dinda. Sadena hanya mengangguk. Selang beberapa menit kemudian bel pergantian jam pelajaran berbunyi. Dinda pun melepas almamater PMRnya yang berwarna putih. Lalu melipatnya dan memasukkannya kembali dalam lemari khusus di pojok ruangan UKS ini. Setelah itu melangkah pergi.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as dorm
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

​Mereka sampai di depan sebuah gedung apartemen menengah, Keenan tampak ragu. Unitnya berada di lantai 12. Saat pintu terbuka, aroma kayu, furnitur lama dan udara yang agak lembab menyambut mereka. Ruang tamunya kecil, hanya ada sofa sederhana, televisi, dan dapur minimalis yang menyatu. Tapi masih ada dua kamar dengan kamar mandi di masing-masing kamar.
1036.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as dorm
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status