Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dibuang (mantan) Tunangan, Dicintai (mantan) Ayah Mertua

Dibuang (mantan) Tunangan, Dicintai (mantan) Ayah Mertua

Gendeng itu bahasa jawa, bahasa Indonesianya gila. Putra menggeleng miris. "Kutukan atau apapun, tidak akan pernah kena kami. Kami tidak percaya adanya setan." Yah, meskipun sebenarnya Choky dan Putra agak takut juga. Pasalnya Choky besar di Bali yang kehidupannya saja berdampingan dengan makhluk lain sementara Putra tidak heran dengan adanya dukun yang mengaku orang pintar dan memakai pakaian seperti petinggi agama karena lingkungannya selalu mengandalkan orang-orang ini.
9.366.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as dukun pesugihan
Read
+Library
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

Aku merasa menjadi cewek paling beruntung karena bisa menjadi menjadi pacar Bastian, cowok blasteran Indo-Jerman yang lumayan populer di kampus. Setelah berputar-putar di jalanan yang lumayan macet, Bastian membelokkan motornya ke arah pantai, di mana teman-temannya sudah menunggu sebab ada acara bakar jagung dan ayam di sana. Benar saja, ternyata lima orang temannya sudah menunggu di sana dengan mengelilingi api unggun sambil membakar jagung dan ayam. Mereka juga mendirikan sebuah tenda.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 572 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
Bosku Merenggut Kesucianku

Bosku Merenggut Kesucianku

"Jelaskan ke kami, ada apa denganmu?" "Rajen hanya ingin memakannya. Kenapa?" tanya Rajen dengan polosnya. "Kamu sangat aneh. Tidak biasanya memakan semua itu. Apalagi martabak, kamu tidak suka manis, Rajen dari kecil." Rajen mengedikkan bahunya, "Han! apa yang kau tunggu! Pergi sana mencarinya!" Han mengangguk dan berpamitan untuk mencari semua pesanan Rajendra.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
DUKU (DUDA KUAT)

DUKU (DUDA KUAT)

Wanita tua itu mengusap pundak Bu Mae, lalu berjalan kembali menuju rumah. "Apakah Mae harus ke dukun untuk mengobati Satlia, Mak?" Mak Piah yang sudah sampai di depan pintu rumahnya langsung berbalik terkejut mendengar pertanyaan ibu dari Satria. "Dosa besal kalau kamu melakukannya. Cutup almalhum ayah tamu yang suka main dukun! Salan Emak, nasehati Satlia untuk bisa mengendalikan nafsunya kalena ini akan belatibat fatal untuk pelnikahannya." Bu Mae mengangguk dengan kaku.
9.9177.6K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as dukun pesugihan
Show Reviews (39)
Read
+Library
iwan bandoenk
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐨𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐲𝐠 𝐰 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐒𝐚𝐭 𝐲𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐰 𝐜𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫-𝐜𝐞𝐧𝐠𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐤𝐲𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐠𝐢𝐥𝐚, 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐞"𝐝𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐰 ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Tempat duduknya pun tiba-tiba berubah, menjadi seperti singgasana yang berwarna hitam gelap, yang dipenuhi oleh tengkorak-tengkorak manusia yang ada di beberapa bagian dari kursi itu. Jadi, siapakah dia, apakah dia adalah sosok yang dianggap NU MAHA AGUNG oleh para warga Kampung Halimun selama ini. Apakah dia juga penyebab dari semua ini, sehingga mereka harus melakukan ritual itu setiap lima puluh tahun sekali. Lalu, seperti apa ritual tersebut, kenapa ritual yang mungkin sudah dilakukan oleh para warga Kampung Halimun masih dianggap belum selesai. Sehingga dia tidak membuat Kampung Halimun menjadi normal kembali.
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as dukun pesugihan
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Duka Cita

Duka Cita

Sementara suami pria itu, baru saja pergi ke Metro Surabaya untuk menghadiri rapat dewan direksi dan komisaris. Harry menggeleng sambil mengusap tangan Sandra. Ia hanya bisa memasrahkan semuanya pada Tuhan, dan hanya bisa berdoa untuk kesembuhan putrinya. Harry sudah tidak mau lagi memikirkan masalah Pandu, karena ada hal lain yang lebih penting dan diutamakan dari semuanya, yakni putrinya. Bagaimanapun juga, Harry ingin menebus masa-masa yang hilang dahulu kala bersama Cita dan keluarga kecilnya. “Kalau memang hukuman manusia nggak bisa jerat dia, masih ada hukum Tuhan yang bicara.”
9.839.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dukun pesugihan
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

"Loh, gimana Mbak, masa gak tahu ini di mana? Kan Mbak yang beli tiket. Ini di terminal bayangan, atau orang biasa menyebutnya Terminal Sukun." "Dukun apa, Mas?" tanya Andini kebingungan. "Bukan dukun, tapi Sukun. Terminal Sukun." Lelaki itu tergelak. "Oh, Terminal Dukun. Dukun apa, Mas?" Lelaki itu semakin tergelak mendengar ucapan Andini yang sangat polos.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Sesajen diletakkan di sebuah cor semen khusus, sebelah kepala gundukan kuburan. Sekarang penutup kecil di kepala gundukan dibuka. Pria tua ini merapalkan mantra persembahan bagi penguasa kegelapan. Dupa dan kemenyan telah dihidupkan. Aroma wangi dupa bercampur bau mistis kemenyan berbaur mengelilingi area pekuburan keramat. Asap kedua benda tersebut menggumpal dan menghitam.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
Ashraf: Penguasa Terakhir

Ashraf: Penguasa Terakhir

"Kalau begitu mari aku antar, lewat sini tuan-tuan!" Tidak mau membuang waktu keduanya lalu mengikuti langkah di gadis. Meskipun ada banyak tanda tanya yang belum terjawab di kepala masing-masing. Gedung bertulisan 'Dukun Hwang Culseok' itu bukan hanya kamuflase semata. Di dalam sana benar-benar ada beberapa orang yang berpakaian seperti pengikut Budha tengah melakukan ritual. Serta bau dupa yang begitu menyengat memenuhi seluruh penjuru gedung. "Silahkan, Tuan Culseok ada di dalam." Gadis itu menunjuk sebuah pintu kayu kemudian dia pamit dari sana.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Jesse mengajakku melihat tungku lebih dekat, dan di sana ada semacam tiang dan panggangan, seolah tungku api sebesar ini juga menjadi tempat membakar bahan makanan. “Pesta api unggun,” kata Jesse. “Biasanya seminggu sekali. Atau kalau ada yang ingin bakar-bakar.” Dan di sekeliling tungku raksasa, berdiri pondok-pondok megah yang punya beragam variasi interior. Pondok itu seperti menjaga tungku, dengan jarak yang tak terlalu dekat, tetapi juga tidak terlalu jauh. Di ujung barisan Gerha ada dua pondok raksasa, yang sepertinya berlantai empat, dengan gaya tradisional layaknya pondok utama. Dua bangunan itu punya beranda luas, masing-masing punya kursi goyang dan meja kartu, dengan hiasan kincir
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 577 Times as dukun pesugihan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status