Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

Dia merebahkan diri dengan rasa muak yang tak bisa ditahan lagi. *** Pagi belum benar-benar terbit saat Janu membuka matanya. Jam digital di sisi ranjang menunjukkan pukul 03.53. Sunyi. Bahkan burung belum berkicau. Tapi matanya terbuka penuh, tanpa kantuk, tanpa sisa lelah. Ada yang lebih penting pagi ini.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as early morning
Read
+Library
Puber Kedua Pak Suami

Puber Kedua Pak Suami

*** Keesokan harinya. Hanum terbangun dari tidurnya kala alarm di ponselnya berdering. Dia dengan malas meraih ponselnya yang tergeletak di atas nakas. Terpampang di layar, saat ini menunjukkan pukul lima pagi waktu negara Jepang. Hanum lantas mengguncang pelan tubuh Andi, agar segera bangun untuk menunaikan salat subuh. “Mas, bangun! Ini sudah jam lima pagi. Salat subuh dulu sana. Nanti kalau masih ngantuk, lanjut tidur lagi saja,” ucap Hanum berbisik di telinga sang suami.
12.3K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as early morning
Read
+Library
MISTERI GUNDUKAN TANAH

MISTERI GUNDUKAN TANAH

Esok pagi Wira terbangun dari tidurnya, saat kokokan ayam tetangga mulai terdengar. Wira melirik ke arah jam, sudah menunjukkan pukul 06.00. Wira menoleh ke samping, ternyata Nila masih tertidur pulas. "Kok nggak seperti biasanya jam segini belum bangun?" gumam Wira. Wira membiarkan istrinya tertidur, ia berjalan ke dapur hendak meminum air hangat dari dalam termos.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as early morning
Read
+Library
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

Menguarkan perasaanku yang tak bisa seluruhnya aku ungkapkan lewat kata-kata. Sesuai ucapannya malam itu, sepertinya dia bangun lebih awal ketimbang diriku sendiri. Dengan sisa kesadaran dari semalam, aku berhasil bangun pukul 8 pagi. Dimana ketika dua mataku terbuka, separuh gorden yang menutupi balkon sudah tersisih. Lalu bantal yang berada di samping kepalaku kosong tanpa pemiliknya. Lampu kamar yang semalam benderang, berganti redup dengan sinar matahari dari balik kaca. Butuh beberapa menit aku termenung dengan kepala yang berputar hebat, untuk kemudian terdengar slot pintu dibuka dari depan. Muncul-lah wujud Orick sembari menenteng sebuah kresek. "Morning, Bae."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as early morning
Read
+Library
Aku Rela Dimadu!

Aku Rela Dimadu!

Melihat Bram sudah berada di apartemen nya jam lima subuh membuat Zahwa yang baru akan membuat sarapan terkejut akan kedatangan pria itu di pagi buta dimana biasanya Bram masih menikmati mimpi indahnya. Tanpa banyak bertanya Zahwa langsung meminta Bram untuk masuk ke dalam Karana udara pagi yang masih begitu dingin karena memang semalam hujan lebat baru saja turun dan berhenti jam empat dini hari. "Mas ngapain kesini pagi-pagi?" Zahwa langsung melayangkan pertanyaan setelah mempersilahkan Bram masuk.
6.0K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as early morning
Read
+Library
GELORA BERBAHAYA KAKAK SEPUPU

GELORA BERBAHAYA KAKAK SEPUPU

Ketika titik kegelapan malam mulai mengikis di ufuk timur, alarm di balik nakas bergetar tanpa suara tepat pukul empat subuh. Casey membuka mata pada detik pertama getaran itu muncul. Seluruh kesadarannya langsung pulih penuh tanpa sisa kantuk. Karakter alaminya sebagai seorang pemimpin yang selalu berada di garis depan membuatnya bergerak secepat kilat. Dengan gerakan amat perlahan agar tak mengusik tidur Melody, ia menggeser tubuhnya dan mengganti posisinya dengan guling tebal.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as early morning
Read
+Library
Istri Tawanan CEO Kejam

Istri Tawanan CEO Kejam

Pagi itu, matahari baru saja mengintip dari balik tirai-tirai langit, menciptakan semburat keemasan yang menerobos jendela kamar. Waktu sudah menunjuk angka tujuh pagi. Namun, keheningan masih menyelimuti ruangan itu, seolah waktu enggan bergerak maju. Revana membuka matanya perlahan, kelopak matanya yang masih berat oleh sisa-sisa mimpi berusaha menyesuaikan diri dengan cahaya yang mulai merebak.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as early morning
Read
+Library
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Aroma kopi hitam yang pekat menguar dari dapur modern, bercampur dengan dinginnya udara pagi. Aurora terbangun karena sisi ranjang di sebelahnya dingin. Ia mengerjapkan mata, melirik jam digital di nakas. Pukul 04.00 pagi. Ia bangun, mengenakan kimono tidurnya, dan berjalan keluar kamar mengikuti cahaya lampu yang remang-remang dari ruang tengah. Pemandangan di sana membuatnya berhenti sejenak.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as early morning
Read
+Library
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Adriel membawa sebuah nampan kayu berisi sarapan pagi yang masih mengepulkan uap hangat. Aira tersenyum manis. "Kamu rajin sekali, Sir V. Jam berapa kamu bangun?" "Jam enam pagi," sahut Adriel tegap. Ia meletakkan nampan kayu itu dengan teramat hati-hati di atas pangkuan Aira. "Udara pagi di luar sangat bersih. Aku sempat memeriksa penghangat di kamar bayi sebelum meminta Nora menyiapkan ini untukmu."
9.9110.0K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as early morning
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Pukul enam pagi, cahaya matahari baru saja mengintip dari balik tirai tipis kamar Arga. Suara burung gereja terdengar di luar jendela, bercampur dengan aroma samar roti panggang—atau mungkin sesuatu yang sedikit… hangus. Arga terbangun dengan kepala masih agak berat, tapi hidungnya menangkap bau yang tidak biasa.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as early morning
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status