Dendam Pernikahan Pewaris Tampan
Ada rasa pahit di lidah, efek dari uap bius yang disemprotkan malam sebelumnya tak main-main, obat itu bekerja seperti anestesi ringan yang bereaksi cepat tapi meninggalkan residu sensori selama beberapa jam, rasa mengantuk, mual, dan disorientasi ringan.
Suryo berjalan gontai ke wastafel, mencipratkan air ke wajahnya. Sensasi dingin langsung menyambar, sedikit mengusir kantuk. Ia menatap bayangannya di cermin, mata sembab, rambut acak-acakan, dan kulit pucat.
“Sialan, kayak zombie,” gerutunya.
Tapi begitu melihat jam di dinding menunjukkan pukul delapan lewat lima belas, kesadarannya langsung pulih penuh. “Astaga! Hari ini aku harus ke pengacara!”
Bab Populer