From Your Eyes Only
Tapi bibirku masih terbata, “Tapi… tapi….”
Julio langsung memotong dengan suara tegas tapi penuh cinta, “Nggak ada ‘tapi-tapian’, Sayangku. Kita akan saling memantaskan diri lewat lomba ini. Kamu pantas untukku, aku pantas untukmu. Kita buktikan sama dunia, dengan donatmu dan ide bisnisku , kita bisa. Jadi jangan pikir terlalu jauh. Fokus aja. Menang kalah urusan nanti. One step at a time. Ingat, kamu sendiri yang bilang ke aku, kalau doa pun harus bertahap, biar Tuhan nggak bingung. Nah, ini juga sama, kita jalani tahap demi tahap.”
Hot Chapters