Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Seruni Senja

Seruni Senja

tanya Alex. “Kenapa harus sama kamu, ya udah Ira kamu sama kakak saja,” kata Kakak Ira. Ira hanya senyum melihat mereka berkomunikasi. “Enggak enggak aku hanya bercanda aja, ini buat Ira aku belinya pas buat kita semua,” kata Alex. “Terimakasih kak sen,” jawab Ira. “Kenapa kamu memanggilku kak Sen?” Alex pun bingung dengan sebutan yang dilontarkan oleh Ira.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Perawat Cantik Tuan Jayden

Perawat Cantik Tuan Jayden

ucap Jayden tersenyum. "Ish, kenapa belum apa-apa sudah berpikiran mesum?" "Hahah!" _ _ ******
4.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Young Mom

Young Mom

Hingga Aluna yang tadinya tertidur, terbangun dan ia menatap Jeni dengan bingung, namun Aluna yang seolah mengerti perasaan Jeni, tersenyum kecil dan membelai lembut pipi Jeni. “Mamma.” Jeni semakin terisak dan ia menciumi Aluna. “Apakah kamu juga sedih melihat Papa menikah lagi Sayang?” Aluna justru tersenyum dan ia balas mencium Jeni. Jeni ikut tersenyum dan mengusap air matanya. “Kamu sangat menggemaskan, terimakasih sudah menghibur Mama, Sayang.” Senyum Aluna semakin lebar dan ia kembali mencium Jeni, membuat hati Jeni lebih tenang saat itu.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Cara bagaimana sang putri sulung Eiren tersebut masih bisa tersenyum dengan manis di tengah guyuran air mata, itu berhasil membuat hati Fennel berguncang. Rasanya seperti diremas oleh rasa kecewa, dan diremukkan oleh rasa sakit tak terhingga. Mengapa … kira-kira? “Aku … guhk … aku sangat menyukainya.” Alesya yang di beberapa detik barusan masih bisa tersenyum manis, kini mulai menunjukkan sisinya yang paling rapuh.
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Sama-sama menunjukkan senyum sinisnya. “Sayang, kau baik-baik saja kan? Vale bilang tadi kau mual-mual saat akan makan siang? Atau …” Tatapan Jennie sudah berbinar-binar bahagia. “Jangan-jangan kau hamil sayang.” Jennie memekik bahagia dan merangkul lengan Edward. Membuat Alle langsung tersenyum puas dan menggeleng.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
A Fake Protagonist

A Fake Protagonist

Ucap Aland. ***** “Aku juga tidak menyangka.” Joo tersenyum geli membayangkan kedua temannya yang memeiliki sifat unik jika mereka bersama akan seperti apa? Pasti lucu sekali. “Aku tidak bisa membayangkan ghadis tomboy itu rupanya menyukai laki-laki kemayu seperti Ken.” Romeo merasa geli melihat wajah Joo ang sedang membayangkan sesuatu. “Apa yang kau pikirkan? Berhenti berhayal.”
107.8K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Suami Malang Tunarunguku

Suami Malang Tunarunguku

Sosok yang ia cari langsung tertangkap pandangannya; Liam, pria yang selalu menjadi pusat semestanya. Liam sedang sibuk di balik meja adonan. Wajahnya serius, tangannya cekatan, tapi senyumnya… senyum itu yang selalu menjadi alasan Jennie tetap datang tiap pagi. Senyum yang pernah begitu dekat dengannya, kini hanya bisa ia nikmati dari kejauhan. Jennie tersenyum kecil. Suara hatinya lirih menyelinap keluar melalui bisikan tipis, "Selalu tampan... aku menyukai senyummu."
101.1K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Fairy Wings: Blood Moon

Fairy Wings: Blood Moon

Senyum bahagia, tak pernah lepas sampai ia terbang menjauh dari kedua temannya. "Dasar! Selalu saja menciptakan alat yang di luar nalar," sindir Jansen tersenyum. Rasa bangga terbias. Pemuda itu turut bahagia. Karena kali ini percobaan Shin telah sukses. Jansen melirik ke arah Helen. Namun, ekspresi wajah gadis itu tampak kusut. Dengan nada bercanda, Jansen mencoba menggoda, "Helen, kenapa kau cemberut? Apakah kau takut, dia melampauimu?"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Akhirnya Kau Mencintaiku

Akhirnya Kau Mencintaiku

Wanita itu hanya bisa mengangguk patuh, merasakan anggukan kekasihnya Jeno pun melepas pelukannya dan kembali mengusap bawah mata Aruna yang terlihat sembab. "Jangan menangis lagi, aku akan lakukan yang terbaik." Jeno tersenyum, senyum yang tidak pernah ia urai saat bersama Rea. Bahkan di foto pernikahannya dia tidak menunjukkan senyum kebahagiaan, di gambar itu Jeno begitu terlihat hanya ada keengganan yang sangat jelas, hanya Rea saja yang tampak tersenyum bahagia.
1047.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as ejen ali senyum
Read
+Library
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Bukan wangi yang menusuk dan membuat hidung sakit, melainkan wangi yang soft tapi maskulin. “Mungkin kita jodoh kali ya, makanya nama kita mirip,” ujarnya kemudian. Entah kenapa darahku tiba-tiba berdesir. Jantungku juga berdebar dengan kencang. Berjodoh dengan Jevin? Yang benar saja. Aku bahkan nggak tahu dia siapa. Mengetahui ekspresiku dia mengulas senyumnya yang dingin tapi memikat. Ya ampun, dia jauh lebih manis saat tersenyum seperti sekarang. Bukan senyum lebar, tapi hanya tarikan bibir tipis.
9.728.8K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as ejen ali senyum
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status