Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Tiri yang Buta Hati

Ibu Tiri yang Buta Hati

"Dia cuma iri karena aku bisa menikah denganmu dan bergabung dengan orang-orang kelas atas." "Dia bahkan sengaja memfoto Kiara saat sedang dilecehkan!" "Lihat di ponselnya!" "Semua pengawal yang ada di sana bisa bersaksi!" Mereka tadi masih dua sahabat yang saling membantu. Kini mereka saling gigit dan saling serang. Asisten Ayah segera memeriksa ponsel Liliana. "Pak Ditya!" Foto-foto itu berisi para pekerja kotor yang menjijikkan dan cabul, menghancurkanku yang sendirian tanpa daya. Asisten ayahku sangat marah dan menampar Liliana berulang kali.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

𝘛𝘰𝘬 𝘵𝘰𝘬 𝘵𝘰𝘬 Saat pemilik ruangan berkata, “Silahkan masuk,” Helena segera membuka pintu dan dengan santun memasuki ruangan tersebut. Seperti biasa, senyuman khas lesung pipi Luke langsung menghiasi pemandangan Helena pagi ini. “Selamat pagi, Helena.” “Selamat pagi juga, tuan Luke.” “Panggil saja aku Luke. Sungguh itu terasa canggung jika kau menambahkan kata ‘tuan’ di depannya,” ujar Luke yang membuat Helena sedikit gugup.
882 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Sang Ipar

Gelora Hasrat Sang Ipar

Mencoba untuk membangkitkan rasa percaya diri sekaligus penyesalan di hati putri sahabatnya. Gaby terdiam lama. Ia menyelami rangkaian kata dalam dokumen yang dibacanya, matanya berhenti pada satu titik dimana tercetak tebal nama belakang dari keluarga Deuremham. "Paman, aku tidak bisa berjanji akan berhasil melakukannya tapi …" "Aku akan mencoba sebaik mungkin," putus Gaby. Samuel tersenyum puas. "Itu yang ingin paman dengar dari mu, Nak."
103.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Kekasih Sewaan CEO Nakal

Kekasih Sewaan CEO Nakal

ujar Crazy Baldie sambil memainkan jari-jarinya. “Tenang saja, jika kerjamu benar-benar bagus dia akan bisa melihatnya dan mengapresiasi kerja kerasmu,” tanggapku pada si Crazy Baldie. Sebenarnya Patricia tidak mau berlama-lama dengannya, tapi dia terus saja menghadang langkah Patricia. “Patricia.” Allan memanggilnya di ujung koridor. Bagus sekali Allan, sekali lagi kamu menyelamatkanku, batin Patricia.
74.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Ide Gila Bapak!

Ide Gila Bapak!

Aku jelas tak mau dimadu! "Dwi," panggil Emir, yang tampak melangkah keluar. Kuikuti saja, karena Bu Ratih banyak yang menjaga. Warga yang kebetulan datang tengah menikmati beberapa hidangan. "Jangan diambil hati omongan orang," katanya, usai kami berada di teras luar. "Ya, In Syaa Allah aku kuat." "Semoga ini menjadi pernikahan terakhir buat kamu, Wi. Juga untukku, pertama dan terakhir. Tunggu aku besok!"
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

"Mereka tahu kamu janda?" Frani menggeleng, "Aku nggak sanggup mendengar cemooh mereka kalau tahu yang sebenarnya." Tanti paham benar apa yang dirasakan Frani. Terlebih dia sendiri juga memiliki title yang sama. Bedanya orang yang dia pacari bukan pemilik pabrik atau anak konglomerat. Kalau iya, sudah dipastikan bahwa dia juga memiliki nasib yang sama. "Aku nggak bisa bilang kalau kamu harus bersabar karena sabar itu ada batasnya. Apalagi sakit hati. Jadi, ikuti saja aliran sungai yang membawa kamu," ucap Tanti.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Hasrat Sang Pewaris

Hasrat Sang Pewaris

lanjut Laura sambil menatap mata Saka dengan lekat. Desiran hebat tiba-tiba terasa oleh Saka saat melihat tatapan mata Laura yang mengalah lurus ke matanya. Apalagi ditambah dengan belahan dada Laura yang nampak mempesona di balik daster tipisnya. "Aku pun dari keluarga miskin, bahkan mungkin jauh lebih miskin darimu, sebelum akhirnya ... ibuku meminjam uang kepada seorang pengusaha yang kini menjadi suamiku," terang Laura.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Mata birunya tersembunyi di balik kacamata hitam, tetapi Lea tahu, tatapannya tetap tajam seperti biasa. Suara doa terakhir mengalun, bercampur dengan desir angin dingin yang membawa serpihan salju. “Tuhan yang Maha Pengasih, terimalah jiwa hamba-Mu ini dalam kehangatan-Mu. Ampunilah segala dosa-dosanya, terangilah jalannya, dan berikanlah kedamaian abadi. Semoga ia beristirahat dalam ketenangan dan kasih-Mu yang tak terbatas. Amin.”
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Ujung-ujungngnya, di hari ke dua puluh, saat Raya sudah berniat pergi keluar kota, ia jatuh pingsan karena kelelahan dan terindikasi maag akut. Sore lantas berganti malam. Dua meja kayu panjang di bawah pohon kamboja di halaman dijadikan satu dan diisi oleh berbagai panganan khas Pulau Dewata. Teras homestay yang luas beralih fungsi sebagai panggung dadakan. Di awali dengan tari pendet yang dibawakan oleh penari setempat, hingga lagu-lagu yang dinyanyikan bergantian oleh para rombongan. Sal juga tak mau kalah, gitar yang sudah ia bawa jauh-jauh dari Jakarta ia turunkan hanya untuk menyanyikan Bitterlove-nya Ardhito Pramono.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai eling pati lirik
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Apa Aska dan pengawalnya tidak memercayai ilmu pengobatan Lukman? Pati berkata, "Aku ...." Aska memandang Pati dan memberi isyarat padanya untuk berhenti bicara sembarangan. Dia memerintah, "Pati, ambilkan seteko teh. Aku haus." Pati merasa frustrasi, bagaimana ini? Namun, dia tidak boleh menentang majikannya. Pati terpaksa menyahut sembari mengangguk, "Aku ambilkan tehnya sekarang."
9.7965.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.0K kali sebagai eling pati lirik
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status