Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Aku mengalihkan pandangan kembali pada Viana yang menatap dengan sepasang mata beriris biru yang berkaca-kaca. Aku mendekapnya kembali dan mengecup puncak kepalanya yang beraroma cendana. Kegelapan di sekeliling kian pekat dan aku merasa dekapan melonggar hingga akhirnya benar-benar sadar bila dirinya telah menghilang.
95.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 115 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Mengapa bisa setenang itu sekarang? Tak ada sapaan yang bergulir dari mulutnya maupun Mira. Syara terus berpikir, memaksa mesin otaknya bekerja ekstra menghasilkan jawaban. Reaksi macam apa yang orang ini tunjukkan padanya sekarang? Mengapa cuma dirinya sendiri yang risau? Mohon Tuhan untuk kali ini saja beri aku kekuatan ‘tuk membaca pikiran. Jiwa Syara bersenandung dengan nada ala lagu Sheila on 7 saking geregetannya.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
BLACK EYE : When The Story Begin

BLACK EYE : When The Story Begin

Ia juga memandang hal yang sama denganku, sembuat jingga terlihat sangat menyilaukan seperti cahaya dari surga yang dikirimkan menuju ruang sempit, tanpa penerangan, dan lembab ini. Saat sinarnya mulai menghilang, aku sudah tak bisa lagi melanjutkan bacaan yang hampir sampai pada penghujung babnya. Bagian yang dicetak tebal pun juga tak bisa nampak pada pengelihtanku. Walaupun seperti itu, aku terus menyipitkan pandanganku agar dapat membaca satu persatu kata dengan jelas. “Kalau Rigell nggak selesai, Tante nggak akan makan,” ujarnya.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
Author Yang Bereinkarnasi Menjadi Villain

Author Yang Bereinkarnasi Menjadi Villain

'Sigh. Mengapa aku memberikan [True Eye] kepada Oliver.' pikir Van. [True Eye] adalah mata yang diperoleh oleh Oliver karena memiliki garis keturunan Aurelius. [True Eye] memiliki kemampuan untuk melihat hal sebenarnya dari dunia ini. Untuk saat ini, [True Eye] milik Oliver hanya bisa mendeteksi aura milik seseorang. Misalnya, Oliver dapat mendeteksi baik jahatnya seseorang melalui warna aura mereka yang berwarna hitam atau putih.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Van memperhatikan wajah cantik Ele yang duduk merenung di sebelahnya. Mata pria itu masih tertuju pada sepasang mata gadis ini. Memang matanya terlihat normal, senormal biasanya, namun mata itu kosong. Van bertanya-tanya, kebutaan jenis apakah yang dideritanya? Apakah buta permanen atau sebagian? Van harus mencaritahunya. Ingin rasanya Van mengulurkan tangan, menyentuh wajah Ele, dan mencium kelopak matanya. Hatinya terasa sakit melihat Eleanore begitu kelam.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 213 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
EVANESCENT

EVANESCENT

“Danu...” Satu tetes cairan bening mengalir dari mata Naras yang terpejam. Malam itu, Naras tak tahu betapa banyak orang yang mencemaskan dirinya. Handphonenya mati setelah ia gunakan untuk menelepon Mam Dara. ***
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
Dark Circle

Dark Circle

Apalagi dengan sikap Arga yang selalu bermain wanita di belakang Jingga. Jingga diam sesaat memandang cermin besar di hadapannya. Matanya terlihat sendu. Jingga memejamkan matanya sejenak dan kembali menghembuskan nafas panjang. Untuk kesekian kalinya, Jingga mengedipkan matanya. Berusaha menahan butir-butir air mata yang meresap melalui celah matanya. Perlahan, Ia kembali merapikan bajunya. Berusaha tampil lebih cantik di depan Arga. Setidaknya, jika kali ini dia bisa mengatakannya. Ia ingin semuanya menjadi perpisahan yang manis.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
Another Eye

Another Eye

Melainkan wajah lain yang sayangnya tidak nampak sama sekali. "Tidak ada." "Apa?" Gerald memberengut heran. "Kenapa kau tidak melihat sesuatu sama sekali? Kau punya indra keenam, bukan?" Sebenarnya lebih terdengar seperti protes pada Edrich. "Aku tidak menemukan apapun, lagipula jika memang ada sesuatu di pojok sana, seharusnya aku menyadarinya sedari awal." Benar juga.
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Akhirnya aku membiarkan air mataku mengalir deras membasahi pipi sebagai gantinya. Sebuah usapan lembut aku rasakan. Aku mengangkat kepala, mendapati Agatha ikut berjongkok di depanku. Tangannya masih setiap mengusap punggungku namun wajahnya datar. Agatha tidak mengucapkan apapun, ia hanya diam melihat aku yang menangis tanpa suara. Aku semakin terisak.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang empty eyes
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status