Enigmasif
"Kak, aku sempat bilang ini sama kamu. Kamu itu bagai enigma bagiku, nggak cuma itu. Kamu juga persis bagai elusif. Karena perkataanku yang ini, kita sempat bertengkar waktu itu."
"Eh, iya juga. Sampai akhirnya kamu cemburu sama Carisa? Oh, tapi, kenapa? Memang aku segitu menyebalkan, hingga kamu menganggapku seperti itu?"
"Salah satunya. Terlebih lagi, ada alasan lain. Kehadiranmu itu, yang sama sekali nggak pernah kuduga. Persis memunculkan sebuah enigma, teka-teki yang belum jelas. Dan bagaikan elusif, yang justru sukar dipahami. Bahkan sampai kamu ada, dan mengaku sebagai suamiku, aku sama sekali nggak ngerti. Bahkan aku masih susah memahami maksud kedatanganmu. Tapi sekarang, aku justru
Hot Chapters