LOVE IN THE ENEMY
Kejadian yang dialami Doerthe hampir sama dengan apa yang dialami Deva saat ia terkena sasaran panah di kuil, bedanya, Deva hanya terkena satu anak panah dan bisa diselamatkan, sedangkan Doerthe terkena 4 kali tusukan anak panah yang membuatnya tidak bisa bertahan.
Carolus dan Deva sangat marah dengan penyerangan yang dilakukan Kerajaan Edayon, ditambah mereka kehilangan Doerthe, wanita yang paling mereka cintai. Mereka memiliki dendam yang cukup besar terhadap Edayon, mereka tidak akan membiarkan satu pun orang-orang yang tinggal di Edayon selamat.