Unexpected Feeling
Hembusan nafas mereka sebagai tanda jika mereka menikmati apa yang terjadi barusan, mencoba untuk tidak masuk kedalam nafsu masing-masing dengan cara mengendalikan diri, pelukan yang Fajar lakukan semakin erat.
“Kalau begini terus yang ada aku khilaf, sayang.” Fajar membuka suara
“Kak, aku cinta sama kamu.”
Fajar membeku mendengar kalimat Indira, memiringkan badannya menatap kedua mata Indira. Tidak pernah mendengar kalimat itu dari bibir Indira, mendengarnya membuat jantung Fajar berdetak kencang.
“Aku tidak tahan, sayang.”
Hot Chapters