Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Dipimpin oleh Feng (logika dan analisis) dan Prime Coordinate (pemahaman mesin), dengan Lia (Penenun) untuk merasakan penderitaan filosofis, dan beberapa Mekanik filsuf yang khusus mempelajari logika paradoks. Mendekati planet itu terasa aneh. Tidak ada emosi marah atau sedih. Hanya ada... kebisingan logika yang dingin. Sebuah gumaman tak henti-hentinya dari miliaran kesadaran yang terjebak dalam satu pemikiran: "Tidak ada makna. Tidak ada makna. Tidak ada makna. Tapi kita masih berpikir. Kontradiksi. Tidak ada makna. Tidak ada makna..." "Bagaimana cara menyembuhkan kepastian?" gumam Feng. "Konflik 'Kemarahan yang Membeku' memiliki emosi yang bisa dialirkan. Ini... ini adalah penjara pikiran
101.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as fikir
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

“Yaelah, Mak, jangan galak galak napa, Mak. Gilang cuma insomnia nih gara gara …” “Makanya gak usah dipikirin. Apa yang kamu lihat, yang kamu rasakan itu buah dari pemikiran kamu. Baca dzikir, wirid, ingat sama yang Maha Kuasa biar kamu tenang,” omel Mamak. “Baiklah.”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as fikir
Read
+Library
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

“Fikiranku dipenuhi oleh hal-hal yang tidak bisa kuhentikan. Semua kenangan, ketakutan, dan keraguan itu... aku tidak tahu bagaimana cara mengendalikannya.” “Itulah sumber kelemahanmu,” kata Juru Uji. “Fikiranmu seperti sungai yang meluap, membawa segala macam kotoran dan puing-puing. Kau harus membersihkannya, hingga airnya jernih kembali.” “Bagaimana caranya?” tanya Mukhayyam dengan nada putus asa. “Mulailah dengan satu pertanyaan sederhana,” jawab Juru Uji. “Apa yang paling penting bagimu saat ini?”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as fikir
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Buana sampai memijit-mijjit keningnya sendiri sambil berpikir. Segara yang tahu Kakaknya sedang bingung lalu berpendapat. “Sudahlah, Kak. Sebaiknya kita memang tidak perlu terlalu pusing untuk memikirkan hal tersebut. Yang jelas, di dalam tubuh Genta ada sosok Sang Iblis yang sedang bersemayam. Sehingga tugas kita sekarang adalah melenyapkan Sang Iblis. Bukan begitu?”
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as fikir
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Seperti juga pemikiran setiap orang juga tidak sama, apa yang dianggapnya benar terkadang mengambang diantara sisi tipis antara benar dan salah bagi pendapat orang lain. Sikapnya yang kurang tertarik memperhatikan gosip atau bergunjing tentang orang lain, menariknya pada titik dimana ketika diri sendiri yang menjadi FL dalam forum pagi ini, semakin memancing minat fokus semua orang.
7.312.2K viewsOngoingAdded to Library 464 Times as fikir
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Tapi di balik itu, aku mencoba berkonsentrasi, memusatkan pikiranku. Saat mataku bertemu matanya, aku berharap bisa menangkap apa yang ada di dalam pikirannya saat ini. Awalnya aku hanya mendengar pikiran Bobi, suara yang berulang-ulang di kepalanya, "Maafkan aku, Thomas! Maafkan aku! Maafkan aku!" Pikiran Bobi terus mengulang kata-kata itu. Tapi aku butuh lebih dari itu. Ayo, Bobi! Pikirkan yang sebenarnya terjadi. Mengapa kau sampai tega menuduhku seperti ini?
1.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as fikir
Read
+Library
Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Sentuhan Ajaib Mas Yanto

"Ayo, Yanto! Berpikir! Pikirkan ide yang bisa membantu Bu Ningsih dan Mbak Dewi!" gumam Yanto pada dirinya sendiri. Ia memejamkan mata rapat-rapat. Napasnya ditarik dalam, lalu diembuskan perlahan. Di tengah kebuntuan itu, pikirannya mulai menyusuri serpihan-serpihan ingatan yang terasa asing sekaligus familiar. Memori yang bukan sepenuhnya milik raga kuli panggul ini.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as fikir
Read
+Library
Menikahi Dua Pria

Menikahi Dua Pria

Siapa yang menjamin kalau dia tidak mengambil keuntungan semalam? Berbagai pikiran bersahut-sahutan di dalam kepala Aira, membuat konsentrasi dan fokusnya terpecah detik itu juga. Sesekali menganggukkan kepala, mengiyakan prasangka yang tak pernah terucap dari mulutnya. Wanita itu asik dengan pemikirannya sendiri. "Apa yang kamu pikirkan?" Ken memecah keheningan, menuntut penjelasan yang tidak penting sama sekali.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 628 Times as fikir
Read
+Library
Jerat Mafia Tampan

Jerat Mafia Tampan

Bukan bahkan kesimpulannya. Melainkan kenyataan bahwa seseorang berpikir tentang dirinya. Serius. Logis. Tanpa dibungkus candaan. Keysha menyandarkan siku ke paha, menopang dagunya dengan satu tangan. “Kenapa sih harus mikir sejauh itu…” gumamnya. "Baru kali ini, ada orang yang memikirkan aku sampai sedetail itu."
10863 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as fikir
Read
+Library
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Tanyaku "Ya sorry Fy. Kan gue tadi mampir ke toilet dulu sama kantin penuh tadi jadi ngantri. Nih pesenan lo" Ucap Sivia "Makasih Sivia" Ucapku setelah menutup tempat makan dan aku segera meminum es teh karena udah terlalu haus "Si Rio abis ngapain Fy? Kok tumben kesini?" Tanya Sivia
101.8K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as fikir
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status