PENYESALAN
Malu sekali, dia melihatku sedang memperhatikannya.
"Emmh, anu, itu mas, soal pembicaraan kita tempo hari yang belum selesai ..."
"Tentang apa?"
"Pesan, maksudmu pesan apa, Mas?" tanyaku lagi. Aku memang penasaran dibuatnya, hal itu membuatku berpikir berkali-kali, pesan apa yang dia maksud.
"Sebenarnya aku enggan mengatakan ini, takutnya kamu tersinggung, karena itu sudah menjadi pilihanmu. Tapi aku juga penasaran, ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi padamu."
Hot Chapters