Pak Ceo, Aku Ingin Anak
Ia bisa merasakan gairah suaminya kembali bangkit, menekan paha dalamnya dengan keras dan menuntut.
Darian melepaskan ciumannya sebentar, menatap Amara dengan napas yang mulai memburu. "Filmnya masih panjang, Sayang. Tapi sepertinya aku tidak bisa menunggu sampai credit scene muncul."
Darian menarik selimut mereka lebih rapat, menutupi tubuh mereka sepenuhnya saat ia mulai menanggalkan pakaian Amara di dalam kehangatan kain kasmir itu. Film di layar terus berjalan, menampilkan adegan cinta yang indah, namun apa yang terjadi di balik selimut di atas dek kayu itu jauh lebih nyata, jauh lebih panas, dan jauh lebih membara.
Chapitres populaires