Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Untuk mengetahuinya baca (Geger Rimba Persilatan). Di sebuah goa yang terletak dipuncak gunung merapi, tepatnya didalam sebuah ruangan yang bisa dibilang sebuah kamar, terdapat sebuah peraduan beralaskan sutra, diatas peraduan tersebut tampak dua anak manusia tengah berpacu nafsu birahi. Sosok seorang kakek tua bertubuh kekar tampak tengah memadu birahi bersama seorang wanita muda yang begitu cantik menggoda. Tubuh polos keduanya terlihat jelas, yang paling menggoda adalah sosok wanita muda yang menjadi lawan kakek tua tersebut, tubuhnya terlihat begitu sintal, padat berisi, dengan dua gundukan besar dikedua bukit kembarnya yang tampak telah dipenuhi dengan cupangan merah disana sini. Menili
9.9398.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.0K kali sebagai filosofi gunungan wayang
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Novel Terbaru saya LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Jagat Bumilangit
saya adalah fans berat KP dari awal. itulah resikonya kalau mengembara ke negeri2 luar apalagi di zaman persilatan wanitanya cantik2 menggoda syahwat sayapun mgkn akan seperti Bintang kalau saya sendiri yg jadi pendekarnya... Smoga nanti Bintang mengalami mati suri biar diperlihatkan siksa neraka...
Baca Semua Ulasan
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

" Anto semakin menatap lukisan tersebut penuh binar setelah Arbel memberinya sebuah penjelasan meskipun dengan nada yang super angkuh. Gio hanya terkekeh dan menggeleng geleng melihat kelakuan kedua anak kecil tersebut. Kemudian di lanjut jalannya untuk melihat isi dari pameran yang lain, masih dengan Arbel yang dia gendong dan jemari kecil Anto yang dia genggam. Saat ini mereka sedang berada di salah satu pameran seni ternama di Yogyakarta, terlahir dari darah seniman, Gio merupakan salah satu pelukis dan pemahat terhebat di kota. Melakukan kegiatan seni sebagai sampingan dari mengajar di sekolah seni merupakan hal yang sangat dia banggakan.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Dia memandang Delainey, yang dagunya masih disangga di tangannya dan matanya tertuju pada Delainey. "Tolong, ceritakan padaku tentang itu." Delainey dengan hati-hati menjelaskan, "Sekte Gunung Guntur memang telah mengklasifikasikan dan memberi peringkat teknik seni bela diri yang telah muncul sepanjang sejarah." "Dalam peringkat komprehensif mereka, Empat Lukisan Besar yang ditinggalkan oleh Pangeran Gunung Anggrek berada di tempat kedua."
9.991.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Begitulah bila orang sudah banyak melepaskan keinginan akan dunia, dapat bergerak seperti angin. Mbah Moen berdiri di depan gerbang gunung. Gerbang Gunung Wijen merupakan lorong yang terbentuk dari hutan bambu yang rapat, dan melengkung sedemikian rupa, tumbuh di lereng dekat kaki gunung. Tiada pintu yang menghalangi. Namun siapa pun yang memasukinya akan kembali keluar, setelah berjalan sampai ke ujung. Sekelompok orang berlari ketakutan, mereka sering menengok ke belakang, seakan ada yang mengejar mereka.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Namun, hal yang paling menakutkan tentang gerakan pedang ini adalah begitu pedang ini terhunus, saat dunia tak terkalahkan! Terutama, setelah diberi Jalan Filsafat. Ini bahkan lebih menakutkan, belum lagi tak terkalahkan di alam yang sama, bahkan juga bisa membunuh di level Alam Pannagami. Kalaupun dengan Alam Paripurna, masih sanggup untuk bertarung. Namun, Andy hanyalah seorang kultivator di Alam Jindan Kekal. Meski dia memiliki pedang Filsafat Seni Bela Diri, apa bedanya?
8.9175.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

tanyanya penasaran, meski bukan kali pertama mendapati Gugun yang hendak melakukan pendakian. “Iya, Mbak. Liburan akhir pekan.” Gugun terkekeh, lalu menyulut sebatang rokok. “Ke gunung mana?” “Pulosari, Mbak.” “Gunung mana, tuh? Gue baru denger.” “Di Pandeglang Banten, Mbak,” jawab Gugun dengan mulut mengepulkan asap rokok. “Hati-hati loh, Gun, di sana ‘kan banyak tempat keramat, apalagi di gunungnya, pasti angker.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Tersesat “Akhirnya kita sama-sama terjatuh, elang besar!” Sunan Zunungga mendudukkan tubuhnya yang kepayahan bersandar di bawah pohon. Satu depa di sampingnya, tergeletak elang berkepala sembilan yang hampir sekarat. Nafasnya megap-megap. Saat ini sebenarnya adalah kesempatan terbaik bagi dirinya untuk membunuh elang besar ini dan melarikan diri. Tetapi, entah kenapa ada sesuatu dalam jiwanya yang menahan perbuatan ini.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Konglomerat itu terlihat sangat puas dan menikmati alunan gamelan saat Pak Ronggo menancapkan gunungan ke gedebog pisang, menandakan lakon Kidang Kencana resmi dibuka. Pembukaan pementasan wayang malam itu berjalan dengan sangat lancar. Udara dingin pegunungan yang menusuk tulang seolah tak dirasakan oleh Pak Rio yang sedang dimabuk harapan palsu. Waktu terus merayap hingga jarum jam menunjuk pukul sebelas malam.
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman

Satya tersenyum mendengar guyonan dari sahabatnya ini. "Gundreng adalah bangsa Jin yang berbentuk seperti ikan hitam berukuran sebesar anak kecil dan biasanya senang mencari ikan di sekitar sungai atau di kedung-kedung sungai dan dia biasanya bertempat tinggal di gerumbul-gerumbul bambu di pinggiran sungai," terang Satya. "Hihh.. jadi merinding aku.. Ayo kita pulang saja!" Seru Galang begitu mendengar keterangan dari satya Wiguna.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai filosofi gunungan wayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status