Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara memandangi kakinya. “Kaki cahayaku tidak tumbuh. Apakah aku akan tetap berdiri dengan kaki satuku?” Aksara mengangguk. “Justru dengan kaki satumulah kau akan semakin dikenal sebagai Chandaka Uddhiharta,” jawab Aksara.
9.7426.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.8K kali sebagai filosofi kaki melangkah
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
KUTUKAN DARAH EMAS

KUTUKAN DARAH EMAS

tanya Varthas. ​"Mereka mencari sesuatu. Niat mereka tidak membunuh, tetapi mencari kelemahan. Frekuensi getaran di kaki mereka menunjukkan mereka membawa beban ringan dan bergerak dengan perhitungan," Kael menjawab. Ia menggunakan Perabaan Spiritual untuk memvisualisasikan langkah kaki tersebut di benaknya.
652 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

BAB KE : 104 RONAL DISELAMATKAN KAKEK GALOGENTANG 16+ Makhluk-makhluk itu berjalan tidak dengan termiring-miring lagi, tapi mereka melangkah maju dengan pelan dan hentakan kaki satu-satu, cuma disetiap langkah mereka, selalu diikuti oleh sentakan di kepala. Entah bagian saraf mana yang kejepit, sehingga membuat makhluk tersebut menghentakan kepala disetiap langkah kakinya.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Agung hanyalah pedang, Raka. Aku adalah pikiran. Ki Anom yang agung mengajarkan filosofi. Banyu mengamuk dengan ego. Agung bertindak dengan darah. Aku menyusun lakonnya, Raka. Lakon yang sudah disiapkan Ki Anom sejak lama.” Di belakang Raka, Kirana menahan Satria, sambil pistolnya tetap teracung ke Drajat yang meringis kesakitan di aspal. Keteguhan hati Kirana—sungguh Gandhari yang memilih melihat, bukan Gandhari yang menutup mata. “Kirana! Awas!” teriak Raka. “Fokus padamu, Raka!” balas Kirana. “Dia sudah kubuat tak berdaya.”
840 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Pelarian. Saya ingin tahu apakah itu termasuk kata kerja aktif, atau sekadar reaksi pengecut dari seseorang yang takut pada kenyataan." Mei tertegun, masih mencoba mencerna rangkaian kalimat filosofis yang baru saja dilontarkan Khai. Baginya, Khai adalah teka-teki yang menarik untuk dipecahkan. Namun kali ini, jawaban dosen itu terasa seperti kode rahasia yang kuncinya dibawa lari oleh orang lain. "Tidak apa, Mei. Semua sudah bagus. Kamu hanya perlu mempersiapkan diri," lanjut Khai sambil merapikan beberapa berkas di mejanya dengan gerakan yang sedikit lebih cepat dari ritme biasanya.
727 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Kaki knan yang memberi tumpuan kulompatkan, membuat kaki kiriku bergerak lincah seperti cambuk yang bebas menghempaskan apa saja. Sebutir pasir bertitik di pipi. Bagaimanakah rasanya? Pada waktu yang sama sebuah gerak refleks dari kaki kirku memutar seperti lilitan tali yang mengincari pangkal dari setiap tombak yang tak tajam. Lilitan itu hanya bermaksud memberi sentuhan kecil. Sedikit getaran dan akan terjadi efek domino untuk membuat sebuah formasi mematikan tergoyahkan. Tentu saja, mengincar tombak terdepan akan meningkatkan keberhasilan, tetapi resiko terluka terlalu besar.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Gadis itu adalah milikku

Gadis itu adalah milikku

Itu disukai. "Apakah kamu ingin aku mengajarimu bela diri?" tanyanya membuat mataku melebar. "Pertahanan diri? Untuk apa?" Aku menggaruk alisku. "Itulah mengapa itu pertahanan diri." Ini adalah janji filosofis. Saya mulai kesal ketika orang memfilosofikan saya. _ Aku di sini di kamar Stephen dan sekarang aku sedang berbaring di tempat tidur, menunggu Stephen selesai mandi.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Kaki adalah aurat, mana bisa dia membukanya sementara di sana banya pria. "Maaf, silakan lakukan apapun. Saya tidak akan melepas kaos kaki saya." Alhesa melangkah memasuki lantai yang tergenang air dengan tetap menggunakan kaos kaki. Dua mahasiswi senior merasa kesal karena Alhesa tidak menuruti kemauan mereka menarik paksa tubuh Alhesa hingga jatuh terjungkang ke belakang. Gadis itu meringis kesakitan dan menangis.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Story WA Istriku

Story WA Istriku

ujar Fikri, Naya mendesah mengingat kaki nya yang terluka. "Bagaimana aku berjalan. Kalau kaki ku sakit." "Aku akan menggendong mu. Maaf, Nay. Tetapi hanya ini caranya. Aku minta maaf kalau kamu keberatan." Perasaan wanita itu berkecamuk, namun dia takut disini dan benar kata Fikri, setidaknya dengan pematik itu, Ustadz Fikri bisa menghidupkan api dan mereka bisa istirahat.
8.262.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Setiap langkah kaki yang kita ayunkan akan menentukan kemana arah yang kita pilih. Hidup bukan cuma sekedar kata-kata, tetapi hidup adalah sebuah perjalanan untuk menuju hidup yang abadi setelah kematian. 'Tak terasa aku sudah berada di depan rumah Mila, karena lamunan sesaat tentang kehidupan. Seolah membuat lupa tentang keadaan sekelilingku. Kakiku mulai menghitung satu persatu anak tangga, rumah Mila. Saat sudah berada di depan pintu, aku disambut oleh Mila.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai filosofi kaki melangkah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status