Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft
“Dalam bahasa Sansekerta, Kalandra bisa berarti ‘burung yang bernyanyi di waktu fajar’. Aku suka artinya. Ia melambangkan harapan baru, awal yang cerah setelah malam panjang yang gelap.”
Kata-kata itu menggema di kepala Naira. Burung yang bernyanyi di waktu fajar, sebuah kehidupan yang membawa cahaya baru setelah masa tergelap. Sejenak, matanya memanas, tapi bukan karena sedih. Lebih karena tersentuh.
“Indah sekali,” gumam Naira akhirnya, suaranya nyaris seperti bisikan. “Kalandra…” Ia menatap perutnya, tersenyum lirih. “Harapan baru Ibu.”