Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ALASKA

ALASKA

Kesal Azka lagi. “Iya udah, ayok. Tapi gimana gue mau kasih ke mereka? Sedangkan ATM dan rekening aja gak punya,” lirih Alaska lagi. “Yaelah lo Alaska! Kan kita bisa lewat orang yang badannya gede tadi, atau lo telpon nyokap lo di kampung, buat kasih tau ke lintah darat itu, kirimin nomor rekeningnya ke gue!”
104.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as flow
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Mengambilkan makanan untuknya, sedangkan Jordan melangkah ke depan tv dan menyetel lagu berjudul Cinta milik GAC. Jordan membuka gorden untuk dapat menikmati kota Surabaya yang masih di basahi oleh hujan, lampu-lampu gedung dan jalan mulai menyala. Kendaraan pun sudah mulai bergerak menerobos hujan malam ini. Jordan tersenyum menghampiri Violet yang masih sibuk dengan makanan di depannya. Jordan mendadak memasang wajah datar, apa ini? Perhatian yang harusnya ia dapat malah di ambil oleh makanan.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as flow
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprendmine
Aku mempercepat langkahku. “Beli apa?” tanya Alfa mendekatiku. “Strawberry milkshake.” jawabku. “Selalu.” celetuk Mas Wira. Kami menoleh ke arahnya. “Strawberry.” tambahnya. “Fita suka yang serba strawberry, ya?” tanya Alfa yang secara tidak sengaja melihat jepit rambutku yang ada strawberrynya juga. Aku mengangguk mengiyakan. “Fita, mau dungs minuman kamu.” ujar Alfa sambil menyeringai.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as flow
Read
+Library
YOU

YOU

Xavier menjawab sigap membuat Aluna melongo di sebelahnya. “Oke pesanan atas nama Kak Ocean totalnya jadi Rp 278.000,- ya kak, pembayaran via apa kak?” “Via ini aja kak.” Xavier mengangkat kartu ATM miliknya dan menyerahkan kartu tersebut kepada barista tadi untuk melakukan pembayaran.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as flow
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

FLASHBACK Nico Pov Ibukota memang tidak pernah mati aktivitas meskipun hujan badai petir sekalipun, terbukti dengan banyaknya kendaraan yang masih memadati ibu kota Indonesia tersebut. Aku merasa lelah karena baru saja menyelesaikan sebuah meeting dengan kolegaku, membahas pembangunan hotel kesekian yang akan di bangun di pulau dewata Bali. Nada suara panggilan rock and roll dari ponselku memenuhi keheningan di dalam mobil, aku langsung meminggirkan mobil berniat menerima panggilan dari papa, kebetulan aku tidak membawa earphone. "Halo Pa?"
106.0K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as flow
Read
+Library
Fake

Fake

Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi. “Misi mbak, prikitiw mari dah sini.” Teriakan Kevin membuat Laura—pelayan yang menjadi target mereka melangkah mendekat. “Ada yang bisa saya bantu?” tanya Laura sopan. Mereka cekikikan sebagai respon semakin membuat Laura tidak nyaman berada di sekitaran lelaki yang menurutnya sebaya dengannya itu. “Bisa bantu lap ini mbak mejanya basah nih,” kata Ali sembari menunjuk genangan air di meja mereka. Gadis itu mengerutkan k
2.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as flow
Read
+Library
MATE

MATE

Tubuhku serasa terbakar dan kurasakan Lucy yang tidak tenang. Kurasakan Lucy yang mulai berusaha mengambil alih tubuhku. Namun aku masih bisa memegang kendali penuh atas tubuhku. Aku berteriak, rasanya benar-benar panas. Bahkan setelah tubuhku basah kuyup, rasa panasnya tidak berkurang sedikit pun. Air mata sudah mulai bercucuran dari mataku. Kurasakan Lucy yang sudah mendominasi diriku, namun aku masih mampu mengendalikannya.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as flow
Read
+Library
Exit

Exit

Dalam hati aku menebak kalau tea jus yang dipesan April adalah tea jus rasa lemon. “Lin.” April membuka suara, berusaha memotong mie yang panjang di dalam mangkok dengan sendoknya. “Apa?” Aku merespon panggilan, sebelum akhirnya memasukkan satu suap mie ke dalam mulut, menatap April, menunggu kalimat selanjutnya. “Kamu ada rencana akan masuk sekolah mana lulus nanti?” Satu pertanyaan klise dari April, ia masih keukeh memotong mie dengan sendok.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as flow
Read
+Library
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriricirirites
Saat itu, Adrian melihat di cermin— melihat warna matanya yang hitam berubah menjadi merah untuk beberapa detik. “Haa...” Adrian menghela nafas pelan. “Apa yang akan—” Perkataannya terhenti, Adrian tercengang karena ia melihat cairan berwarna gelap mulai mengalir dari hidungnya dengan perlahan. Awalnya Adrian hanya menyekanya menggunakan tangannya, namun darah yang mengucur tidak sedikit sehingga mulai menetes ke atas meja dan telapak tangannya.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as flow
Read
+Library
Broken

Broken

ujar seorang pria sebelum membacakan pertanyaan terakhir. “Setiap bulan Andi selalu menabung uang yang diberikan ayahnya. Di bulan pertama, Andi menabung sebesar lima puluh ribu rupiah. Kemudian pada bulan kedua, ia menabung sebesar enam puluh ribu rupiah, dan pada bulan yang ketiga sebesar tujuh puluh ribu rupiah. Ia menabung setiap bulannya selama tiga tahun. Maka berapa banyak tabungan Andi selama tiga tahun?” Saat pria itu membacakan soal, tangan Yandi sibuk mencakar pada kertas cakaran yang telah disediakan. Beberapa menit setelah soal dibacakan, Yandi segera menjawab soal itu dengan tepat. “Delapan juta seratus ribu rupiah,” ujar Yandi menjawab soal tersebut.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as flow
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status