Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REFLECTION

REFLECTION

Apa ada kesalahan percetakan? “Aish, sepertinya aku tidak bisa lagi melakukan hal ini. oke, penggandaan uang akan aku coret dari daftar sumber penghasilan.” Seledri berjalan santai menikmati sore hari itu. Musim juga telah berganti. Angin di musim dingin kini bersiap menyambut hangatnya musim semi. Hari-harinya semakin hari semakin indah. Tanpa belajar, tanpa berpikir pun semua tugas kuliah bisa diselesaikan dengan baik. Nilai Seledri menanjak naik dan membuat Sarah merasa terancam.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as flow
Read
+Library
Blue Flame

Blue Flame

Dean menoleh, matanya yang biasanya tajam kini tampak sedikit kacau, seperti orang yang sedang berjuang melawan sesuatu yang tidak terlihat. "Aku haus, Paman! Haaahh! Ini tidak cukup!" Tanpa menunggu reaksi Raven, Dean langsung berlari keluar dari kamar, menuju tempat penyimpanan air di halaman belakang. Ia tidak peduli pada dinginnya udara pagi, tidak peduli pada lantai batu yang terasa begitu beku di bawah kakinya. Ia harus minum lebih banyak! Tanpa ragu, ia langsung meraih ember besar berisi air, menuangkannya ke atas kepalanya, membiarkan air dingin mengguyur tubuhnya. Namun, anehnya, itu masih belum cukup!
806 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as flow
Read
+Library
Dia

Dia

Dirasa tak ada sambutan, Lea akhirnya menempelkan tubuhnya ke tembok dan mengulurkan tangan agar menjangkau lipatan tangan Argan untuk menjejalkan minuman kaleng ke sela lipatan. Argan sempat memberontak dengan melepas kaitan tangan di dadanya, namun dengan tenaga penuh Lea akhirnya bisa meletakan minuman kaleng itu ke telapak tangan Argan. "Minum aja kenapa, sih. Nggak gue kasih racun kok," Argan akhirnya menerima minuman itu dan langsung membukanya. Meminumnya seteguk. Baru saja Argan ingin kembali mengangkat kaleng kecil itu ke bibirnya ketika suara sindiran terdengar di telinganya. "Iya, sama-sama Argan,"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as flow
Read
+Library
Rasa

Rasa

/Flashback mode on "Hanya beberapa pesan yang ingin Kyra sampaikan, bukan pesan yang penting tapi semoga bisa tersalurkan apa yang Kyra maksud dalam pesan ini. Tentang kemenangan atau kegagalan, itu sebetulnya hanya sebuah bonus. Jika teman-teman disini, rasanya sudah bersikeras untuk bisa berhasil dalam lomba ini, namun nyatanya tidak, bukan berarti kita kalah, hanya saja, kemenangan kita, dan pengiriman balasan atas apa yang kita lakukan sedang ditunda. Semua hal pada dasarnya bisa menjadi sangat positif, dan bisa pula menjadi sangat negatif. Semua tergantung sisi apa yang ingin kita lihat. Dan terakhir, dalam persoalan kemenangan dan kegagalan di segala aspek yang ada dalam kehidupan, itu
104.3K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as flow
Read
+Library
AURORA

AURORA

Dia terkekeh, mengusap sebuah aliran darah yang merembes keluar dari bekas luka di bawah kelopak mataku dengan ibu jarinya. “Itu akan melelahkan jika kau terus membuka mata kirimu,” ujarnya memperingatiku ketika aliran darah itu terus merembes keluar. Mengantarkan rasa perih yang berdenyut di sekitarnya. “Kau akan berdarah jika kelelahan. Garis lukanya memang panjang, tapi, hanya di dekat kelopak matamu saja yang akan mengeluarkan darah jika kau kelelahan.” “Terima kasih,” ujarku seraya kembali memejamkan mata kiriku. “Ngomong-ngomong, Durham itu ada di mana?”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as flow
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

Ia meraih ponselnya dan menuruni tempat tidur dengan perlahan, takut membangunkan Natalie yang tertidur di sebelahnya. Flowie berjalan dengan perlahan menuju dapur. Ia mengambil gelas dan mengisinya penuh dengan air dan menegaknya hingga habis. Ia memegangi dada kirinya, merasakan detak jantungnya yang berdetak dengan sangat kuat. Perasaannya sungguh tidak enak. Apakah ia harus menguhubungi Luke? Menanyakan apakah dia baik-baik saja? Flowie mengamati nama Luke pada layar ponselnya. Ia bingung apakah ia harus menghubungi pria ini? Namun tidak menunggu lama, ia mengubur jauh-jauh niatnya. Ia meletakan ponselnya di meja dan kemudia
105.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as flow
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Tiga hari terasa cepat bagi Xabi yang menghabiskan waktunya untuk berlatih berjalan. Kini ia mampu berjalan dengan batuan satu tongkat saja. Sedikit terlambat memang, tapi ia mendapati akun bank dalam ponselnya masih memiliki sejumlah uang. Beruntung semua passcode yang digunakan adalah sidik jari dan retinanya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as flow
Read
+Library
Rain

Rain

Rain memasuki apartemen mengabaikan Kia yang menyambutnya dengan senyuman. Saat ini Rain tidak baik-baik saja, tubuhnya terasa panas. Dia berlari menuju kamarnya lalu mengurung diri di kamar mandi. Menyalakan shower untuk mendinginkan tubuhnya. Namun, cukup lama melakukannya kondisi tubuhnya tak kunjung membaik. Rain bersandar pada dinding marmer yang dingin. Menahan gejolak emosi serta keinginan untuk melakukan sesuatu. Sarah memang berniat membunuhnya melalui obat perangsang.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as flow
Read
+Library
Choice

Choice

Maya mengangguk setuju. ***** ***** *****
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as flow
Read
+Library
Rain

Rain

tanya Tania pada Rain yang sepertinya lupa jalannya “Engga lupa kok,” ucap Rain dengan santai “Yang benar, nanti kitanya nyasar lagi” ucap Tania yang meragukan ingatan Rain “engga kok, tuh buktinya” ucap Rain dengan santai sambil menunjuk ke depan yang di mana di depan sudah ada air yang seperti air terjun dan itu memang di buat sengaja sebagai awal tempat rahasia mobil kutukan tersebut “Mana ? itu cuman air terjun doang” ucap Tania dengan bingung
9.130.0K viewsOngoingAdded to Library 901 Times as flow
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status