Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PARAMOUR

PARAMOUR

Kellan menarik setengah garis senyumnya, berjalan mengintimidasi sekaligus menggiring langkah kaki Kiara yang terus bergerak mundur ke arah bibir kolam. "Tentu aku tidak melupakanya." "Lalu apa maumu?" ucap Kiara panik, saat ia berusaha menghentikan Kellan yang masih mencengkeram tangan dan mendorongnya dengan tubuh besar Kellan namun tidak bisa. "I need your apology" "My apology?" Kellan tersenyum sembari menganguk. "Ok, but can you just step back?" "Why?" “Apa kau buta sampai-sampai harus bertanya? Jangan membuatku harus berenang di kolam ini—Aaaakkk!”
580 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi

Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi

Seluruh ruangan dipenuhi aroma alkohol yang menyengat, bercampur dengan keputusasaan yang nyaris terasa nyata. Alfons terduduk di lantai, bersandar pada sisi ranjang. Di tangannya tergenggam erat sebuah foto lama yang sudah memudar. Foto Carmel saat masih remaja, yang diam-diam diambil seseorang di taman. Di sampingnya tergeletak sebuah alat perekam kecil. Dari alat itu terus berputar rekaman pendek yang direkam secara tak sengaja.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

“Oi! Oi! Kamu ini siapa, bangsat! Siapa yang nyuruh kamu?! Kamu juga jangan-jangan yang ngeledakkin dua gudang kita minggu lalu?!” Cuma satu dari mereka yang terlihat berbeda—si laki-laki bermata merah. Botak. Bercambang. Bersenjatakan pistol tangan berkaliber besar yang menyamai Desert Eagle. Tubuhnya tegap. Berotot. Jelas tampak terlatih. Mata pria yang melotot tajam itu punya pendar kemerahan yang sama sekali tidak alami. Oke. Siapa dia?
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Calon Ipar Kesayanganku

Calon Ipar Kesayanganku

ucap Gama seraya memeluk erat Kirana. "Kamu apa kabar, udah lama banget yah" "Aku baik" gama tersenyum. "Uhmm.. by the way kamu baik-baik aja kan?" Dahi Gama berkerut melihat mata sembab Kirana. Sepertinya gadis ini baru saja menangis.
777 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Tiara meraih tanganku untuk dia genggam, kemudian dia angkat dan dia cium. "Iiiiiiihh ...." Si lelaki yang mengaku bernama Angel--walau sebenarnya lebih pas dipanggil Devil--mengipas matanya dengan jari-jemari yang merentang panjang seperti milik Nang Nak, kuntilanaknya Thailand. "Eike tuh suka emo kalo ngeliat keluarga harmonis. Padahal, tadinya si Abang mau eike rebut. Tapi, setelah ngeliat Mbaknya yang cinta banget, eike urungkan, deh."
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Ia seperti pasrah pada tarikan ombak terhadap dirinya. “Tolong!” pekik Irma dan Bimo bersamaan, setelah melihat Sena terseret ombak. Kejadian itu begitu cepat sehingga mereka tidak menyadarinya. Catra segera berlari menuju ke lautan. Ia segera berenang mencari tubuh Sena dengan bantuan cahaya bulan. Tentu saja mustahil bagi orang awam menarik tubuh Sena yang sudah terbawa ombak, tapi Catra adalah pemuda dengan kekuatan spiritual turun temurun yang memiliki kemampuan untuk menolong Sena.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

ucap Wandi dengan senyumannya yang ramah. “Di areal terbangun yang terbengkalai seperti ini?” tegas Arif. “Ya, tentu saja. Alcedines!” ucap Wandi. “Alce.. Alce apa katamu?” tanya Arif heran. “Alcedines, alias Burung Raja Udang. Aku mengikutinya sampai ke sini. Lihatlah, warna biru yang indah bukan?” ucap Wandi sambil menunjukkan foto burung yang sempat dipotretnya tadi kepada Arif.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

kata sosok yang familiar, aki, yang muncul dari balik bayangan. “Perangkap?” gumam Selena dengan kebingungan. “Ya, perangkap astral. Jika sosok seperti ibumu sudah masuk ke sana, dia tak akan bisa keluar lagi. Orang itu sangat sakti, kecuali ibumu cukup kuat melawan kekuatannya.” Aki menjelaskan, dan Selena merasa semakin terperangah. “Dia adalah anggota sekte gelap, yang bahkan tidak bisa mati.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Tanpa mereka sadari, Angel mengambil ponsel dan mengabadikan momen Meira, Dio, dan Hastan yang berdiri bersama, tertawa bahagia di depan kandang burung. Ia langsung mengunggahnya ke story aplikasi chat sejuta umat dengan caption singkat: “Keluarga Cemara nicch 💕” Angel tersenyum sendiri, merasa momen itu terlalu indah untuk dilewatkan. --- Di Sisi Lain
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Hampir di setiap gerakan tangan dan tubuh itu, Angel tak henti mengutukki sosok Anggara, yang entah tengah berada di mana. Dari binatang melata, atau reptil sebangsa cicak, kadal hingga yang terbesar buaya dan komodo, juga sudah di sebutnya untuk di sandingkan dengan sosok pria parlente, dengan nama yang telah di berinya garis tebal hitam. Setelah selesai mandi dan bersiap diri seadanya, Angel menarik koper baju dan tas kecil, serta bersiap untuk keluar dari rumah menuju tempat kerja.
7.312.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai foto angel karamoy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status