Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

bentak Safira menodongkan pistol, tepat dikepala Antoni. “Sumpah demi Tuhan, saya tidak mengenal orang yang bernama Barra itu.....” teriak Antoni, saat merasakan Safira hendak menekan pelatuknya. “Baiklah, jika anda tidak mengenal orang yang bernama Barra Rafeyfa Zayan..... Tapi, tentu saja anda mengenal foto ini kan?” Safira menunjukkan foto Barra. Antoni nampak diam dan terkejut. “Kau mengenalnya kan?” tanya Safira lagi. Antoni kembali bungkam.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
ARSHAKA

ARSHAKA

Benci, ia jadi semakin benci dengan Arshaka dan komplotannya yang suka main tangan dan kasar dengan orang lain. "Lo dipanggil Buk Dewi njir." Kata Raka. "Buat apaan? Ngomelin gue doang? Bikin gatel dikuping doang." Sahut Arshaka santai. Keempatnya naik ke rooftop, tempat yang dikunci dan tidak ada satu orangpun yang punya akses kesana. Hanya Arshaka yang punya kuncinya dan bisa naik kesana. Di rooftop ini, ia punya satu ruangan khusus yang disulapnya menjadi basecamp mereka disaat malas masuk ke kelas atau sekedar ingin berlama-lama di sekolah.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Bara di Hati Mikha

Bara di Hati Mikha

Pertanyaan Bara membuatku berhenti membaca tulisan keterangan yang menerangkan tentang kejadian di diorama yang ada di depanku. Aku mendongak untuk menatap Bara yang sialnya sore ini sungguh sangat menggoda iman. Aku bahkan harus berusaha tetep berpikiran waras agar tidak terjebak dalam pesonanya. Bara yang mengenakan outfit serba hitam justru membuatnya semakin seksi. Ya, ya, ya... kulit putihnya justru laksana buku gambar bagi tato-tato di tubuhnya. Sayangnya tanpa aku sadari aku cukup menyukai gambar-gambar di tubuhnya yang sudah pernah aku lihat semuanya bahkan yang mungkin orang lain belum pernah melihatnya.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Sedikit norak. "Kenapa kau pakai syal? kayaknya hari ini cerah, nggak lagi dingin." "Kau lupa? kau meninggalkan apa kemarin?" sahut Moana ketus. Senyum kecil tersungging di bibir Rey. "Kau suka kan?" "Tidak!"
101.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Sore itu, saat langit mulai menggelap dan badai menguat, ia berhenti di dekat rumah tua milik Ki Barja, si pembuat alat bajak. “Tuan Barja, bagaimana keadaanmu?” teriak Raka menembus angin. Dari balik pintu, suara Ki Barja menjawab, “Masih hidup dan kenyang, Kades! Terima kasih karena telah menyuruh orang antar kayu bakar kemarin!”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

“MasyaAllah…” Pak Sofiyan tertawa keras. “Bara! Sekali jalan langsung borongan?” “Yah!” protes Bara malu. Arka muncul di depan kamera. “Nenek! Ada dua kacang!” Bu Indah langsung tertawa sambil menangis. “Ya Allah… Ibu harus tambah doa.” Bara menghela napas. “Bu… ini artinya kita butuh bantuan.”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Mengejar Cinta Mantan Istriku

Mengejar Cinta Mantan Istriku

“Arthur memberiku override. Kau tahu kan… aku yang mendesain kotak itu?” Raka mendecak. “Brengsek.” Suasana hening sejenak—hingga Bara masuk. “DAN INILAH PUNCAKNYA!” suara Bara bergema dari lorong. Semua menoleh. Bara berjalan sambil membawa bom molotov di satu tangan, pisau di tangan lain. “Raka… Lazarus… dan anak kecil pewaris Pandora. Lengkap.” “Pergi, Bara,” Raka mendesis.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

Bangunannya lebih menyerupai mansion Eropa modern, dengan kaca-kaca besar, taman terawat, dan penjagaan berlapis. Zayn melangkah masuk, disambut suara halus sistem keamanan miliknya: “Welcome back, Sir.” Ia melepas jas pengawal yang sejak awal hanya kedok, lalu menggantinya dengan kemeja hitam yang terlipat rapi. Aura dirinya berubah seketika, bukan lagi seorang pengawal yang harus diam dan mengalah. Melainkan Zayn Arkandra Malik.
10683 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

“Bah, ini rupanya yang bikin kedua laki-laki tolol itu klepek-kelpek sama kau, Nona! Kau begitu berkharsima. Jangankan tubuhmu, suaramu saja bisa membuat lak-laki kehilangan logika. Aku tahu sekarang. Kau cantik dari dalam. Aura kecantikanmu terpancar nyata. Aura perempuan istimewa! Jatuh cinta pula aku sama kau Nona, hahahahha …..” “Maaf! Tidak usah basa basi lagi! Saya tidak punya waktu yang banyak. Saya hanya ingin tau apakah Anda yang menelepon saya tadi malam?” tanya Amelia menghentikan tawa sumbang pria bertato itu. “Ya, aku. Aku Bang Bram!” jawab Bram setelah tawanya reda. “Apa maksud ancaman Anda?” “Ancaman? Aku tidak mengancam! Aku hanya ingin memperingati kau, Nona!”
10100.6K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as foto bara #basmalah rakha
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status