Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)
Menoleh pada Bang Parto.
“I-iya, Bu. Mas Ato yang sering saya ceritakan pada Ibu,” Jawab Bi Sumi dengan terisak. Bang Parto masih menangis. Aku menyandarkan tubuh pada sofa. Ternyata, Bi Sumi dan Bang Parto pasangan suami istri.
Kenapa jadi serba kebetulan begini.
“Bang Parto, Bi Sumi, apa mau bicara empat mata?”
Bi Sumi menggeleng, sebagai jawaban dari pertanyaan Ibu. Wanita yang kutahu sudah mengabdi hampir dua puluh tahun itu menyeka air mata. Mengembuskan napas berkali-kali.