Bareksa
"Oke, kak Bagus yang salah. Puas sekarang? Coba diem bentar deh, kayak si Dewi. Anteng, cantik, walaupun halunya sama cowok-cowok Korea."
Keduanya menoleh ke bangku tempat Dewi duduk. Ternyata gadis itu sudah tidak lagi memerhatikan drama di ponselnya. Kepalanya tergeletak diatas meja. Dengkur halus lolos dari bibirnya yang terbuka.
"Elah, malah tidur dianya. Pantes nggak ada suaranya dari tadi."
الفصول الرائجة