Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Itu terlihat jelas dari esofagus dan kelenjar tiroid-nya yang teriris-iris seperti irisan larik bawang. Bang Hasim dan aku seakan tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat. Kami saling menatap, seolah memberi kebenaran bahwa pocong yang pernah duduk di atas lemari Eyang adalah wanita ini. Darah merah tergenang di sekeliling, 95 persen memenuhi seluruh kain yang di kenakannya. "Itu di kamarku?"
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Hantu Vila

Hantu Vila

Di tengah kesibukannya, Amprung datang menghampiri Sardi. “Tolong aku, Di.” “Apa lagi, Prung?” tanya Sardi sambil sibuk memotong ayam. “Aku dikejar-kejar pocong.” Sardi malah tertawa mendengarnya. “Pocong? Zaman sekarang mana ada pocong, Prung. Kau mengada-ada saja.” “Ini serius, semalam aku didatangi pocong. Ini semua salahku, Di.”
9.917.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
BAYANGAN DARAH SIREGAR

BAYANGAN DARAH SIREGAR

gumamnya. --- Setelah menemukan foto itu, Rafi duduk bersama Paman Damar di beranda. Angin malam berhembus lembut, membawa aroma tanah basah dan kenangan yang terlupa. “Paman… siapa pria di foto ini?” Paman Damar menatap foto itu dalam diam, lama, seakan mengukur waktu dari garis wajah si pria. “Itu ayahmu,” jawabnya lirih.
792 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Reyna dan Selena yang melihat pocong itu dengan jelas, Reyna sampai terus menggenggam tangan Linggar karena sedikit ngeri melihat pocong hitam yang sangat besar dan bertaring. "Li, aku baru kali ini liat pocong super gede, bertaring lagi." Bisik Reyna. "Pocong!?" Deon terkejut mendengar bisikan Reyna ke Linggar. "SSHHH! Jangan keras-keras ngomongnya!" Ujar Reyna, dan Deon menutup mulutnya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Terowongan Berdarah

Terowongan Berdarah

Goresan mulai terlihat, sedangkan darah segar mengalir dari luka di lengan pemuda itu. “Mama, Papa, tolong!” teriak Arfan semakin ketakutan. Perlahan, arwah itu mendongakkan kepalanya ke arahnya. Suara seketika tersekat, darah berdesir keras dalam tubuhnya, ia tak tahu harus berbuat apa lagi. “Aaarrrggghhh!” pekik Arfan semakin ketakutan begitu melihat sosok arwah tentara di hadapannya memuntahkan darah kental berwarna hitam bercampur dengan nanah dan belatung yang telah mati.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Aku tidak bisa melarikan diri dan terdesak ke dinding di sudut ruangan. Dia menatapku dengan mata merah, di wajahnya muncul senyuman menakutkan, seperti iblis yang keluar dari neraka. Dia mendekatiku dengan pisau buah yang berlumuran darah.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Pekat gelap yang terlihat, gak ada apa-apa. “Creeek, creek, creeeek.” Muncul lagi.. Di suara yang ketiga kalinya inilah aku dapat melihat sumber suara misterius itu. Di pintu terbuka itu, aku melihat sosok seram yang sedang berdiri. Ada pocong berdiri di pintu.. Pocong berbalut kafan putih kusam, dengan ikatan di beberapa bagian tubuhnya. Rokok yang sedang kuhisap di mulut terjatuh seketika, aku shock, aku melihat pocong berdiri di pintu!
8.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

Seram. "Tiarap! Tiarap." Lagi-lagi mereka menyerang truk yang kami tumpangi, entah apa maunya mereka. Suara desingan peluru sahut menyahut memekakkan telinga. "Bang, aku kena!" Aku hampir pingsan melihat seorang pria berseragam terkapar dengan darah mengucur deras didadanya. Praka Sugiono ikut menjadi korban keganasan kelompok bersenjata.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA POSESIF

TUAN MUDA POSESIF

Ucap anak laki-laki itu dengan panik. Samudra bergegas berjongkok dan membereskan isi kotang yang berceceran, gerakan tanganya terhenti ketika menemukan beberapa lembar foto seseorang yang di kenalnya. “Om beruang?” Samudra kebungunga, iya yakin sekali orang di dalam foto itu adalah om beruang yang selama ini di kenalnya meski sosok laki-laki di dalam foto itu kelihatan jauh lebih muda.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

Juga hijau pupus. Emak mengambil selembar foto berpigura. Di sana dalam bingkai hitam putih, terlihat sesosok gadis Belanda dan gadis berambut hitam. "Apakah gadis ini mirip dengan salah satu Kumara merah itu? Parmin terkejut dan mengamatinya. Ia melihatnya seperti mirip. Entah karena sesama gadis Belanda yang terlihat sama di matanya, atau karena foto itu sudah buram dan berwarna hitam putih.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai foto pocong seram berdarah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status