Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shadow Under The Light

Shadow Under The Light

Membaui tubuhnya dan mendapatkan kehangatan dari tubuh pria tampan ini. "El, kau sangat cantik. Aku menginginkan--" Belum usai kalimatnya saat tiba-tiba jendela terbuka. Aku menoleh terkejut, sesosok hitam melompat berdiri dan menekan saklar lampu. Tak!!! Sinarnya membutakan mata yang belum sempat menyesuaikan diri. "Lihat! Tubuhnya!" teriak Leona.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Cahaya Biru

Cahaya Biru

tanyaku lagi, suaraku sedikit lebih keras, mencoba mendapatkan perhatian Biru yang kelihatan menghindari pertanyaan itu. "Bukan urusan lo!" jawab Biru dengan nada tajam, matanya menatap lurus ke depan seolah mencoba menyembunyikan sesuatu. Ada luka baru yang terlihat di lengannya, berdarah dan belum diobati. Tubuhnya tegap, namun mata yang sembab dan wajah yang pucat menunjukkan lelah yang mendalam dan mungkin cerita yang lebih dalam lagi yang ia simpan sendiri dalam kegelapan malam itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

True Elixir Light – Shattered Sun Form. Cahaya emas meledak dari tubuhnya, menyilaukan seperti pecahan matahari. Ledakan itu menghancurkan beberapa bayangan hingga pecah menjadi kabut, tapi tidak cukup. Setiap kali satu hancur, dua lagi muncul menggantikannya.
1029.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Dan dari kegelapan itu sesuatu muncul. Bukan makhluk bayangan biasa. Namun serpihan kegelapan yang berputar. Seperti pecahan dari sesuatu yang lebih besar. Mereka melayang di udara. Puluhan. Kemudian ratusan. Embun berbisik dengan suara gemetar, “Apa… itu lagi…” Hileon menjawab pelan, “Fragmen bayangan…” Bima mengerutkan kening.
915 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
I am The Real King

I am The Real King

Arion terkejut, memandang kedua tangannya yang menyala. “…Red Gloire? Masih ada potongan lainnya? Padahal kita sudah mendapatkannya.” "Luar biasa." Tanah retak tepat di depan mereka, retakan bercahaya merah yang semakin melebar. Kilatan cahaya meledak ke udara… Dan dari celah retakan itu, sebuah batu kecil berbentuk pecahan kristal melayang perlahan, memancarkan cahaya merah menyala bagaikan jantung raksasa.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Cahaya dari serpihan itu mulai berubah. Bukan ungu, bukan putih. Tapi perak menyala, seperti cahaya bulan yang menembus kabut pekat. Tiba-tiba, ilusi-ilusi di sekelilingnya runtuh. Hancur seperti kaca dilempar batu. Bayangan Kaelira mundur selangkah, matanya melebar. “Bagaimana—?” Kaelira mengarahkan pecahan itu ke dadanya sendiri.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Tuan Elias (Mafia Romance Trilogy)

Terjerat Cinta Tuan Elias (Mafia Romance Trilogy)

Getarannya merontokkan lampu-lampu kristal di aula utama, mengirimkan ribuan serpihan kaca tajam ke lantai marmer yang kini mulai tertutup debu salju yang masuk melalui lubang menganga. ​Bau ozon yang menyengat dan aroma tajam dari bahan peledak tingkat tinggi merayap masuk, memenuhi paru-paru Kelly. Ia terbatuk, memegangi perutnya yang menegang karena kontraksi yang semakin intens. Di layar, debu mulai menipis, menampakkan sesosok bayangan raksasa yang melangkah melewati reruntuhan. ​Itu adalah Liam—Sang Arsitek Besi—disertai oleh unit infanteri elit Obsidian Order yang mengenakan armor tempur bertenaga.
10700 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
City Light

City Light

Aku sengaja menyimpan rahasia itu karena aku sendiri akan malu jika terbongkar. Langkah kakiku semakin dalam memasuki aula pesta. Aula ini sangat luas, sangat luas. Aku tidak bisa menggambarkan betapa luasnya tempat ini. Dekorasinya juga indah, lampu-lampu kristal menggantung di sana sini. Meja-meja prasmanan berisi berbagai macam makanan dan minuman terletak di setiap sisi aula. Para pelayan sibuk dengan pekerjaan mereka. Cahaya lampu didominasi warna biru safir dan putih, membuatku merasa tenggelam di dasar laut.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Kemudian, dia melepaskan energi tersebut yang tampak seperti kabut hitam tipis dan mengenai beberapa orang yang berjalan di sekitarnya. Orang-orang tersebut tak sempat berteriak seakan kabut hitam itu membekap mulut dan mencekik mereka kemudian jatuh ke tanah, tubuh mereka mulai mengeluarkan kristal jiwa yang berkilauan. Rue memandang mereka dengan mata yang dingin dan tidak peduli. "Hmmm, terasa sedikit menyenangkan" Kata Rue kepada dirinya sendiri. "Akan kucicipi sekali lagi rasa kristal jiwa ini."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Setiap kali bertemu, ia merasa dirinya manusia utuh, bukan sekadar barang dagangan. Dan di malam-malam sunyi, ketika ia kembali ke kamarnya di wisma, Ratri sering menatap langit-langit sambil tersenyum tipis. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia percaya bahwa cahaya masih ada, bahkan di jalan yang gelap.
656 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai fragment of brilliant light
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status