Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Dreams

Sweet Dreams

*** Nina mengerjap, mengusap wajahnya dengan kasar. “Ya Tuhan ... mimpi itu lagi.” Lirih sekali suara Nina dalam berucap. Iya, dirinya baru saja terbangun dari tidurnya. Bukan sungguhan ia bertemu dengan Kafta karena ternyata semua hanya mimpi indah yang terus berulang dalam tidurnya. Kafta selalu terlihat begitu nyata, tapi semua hanya ilusi semata.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
SWEET TEMPTATION

SWEET TEMPTATION

"dan apakah semalam adalah orgasme pertamamu saat bercinta? Tanya Christian lagi dengan seringainya. Laura hanya menggit bibir bawahnya. "kau harus tahu sweety, kau lebih dari sekedar memuaskan ku, apa kau lupa bagaimana liarnya dirimu semalam? Ah.. Kau benar benar bisa mengimbangiku" kata Christiam sambil membelai pipi Laura.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Mata pria itu sudah terpejam dengan deru nafas yang teratur. Evelyn bersumpah, ketampanan Alan betambah sekian kali lipat jika sedang tidur begini. Ditambah lagi memang tak ada tatapan dan seringai mesumnya. Evelyn tersenyum dan kembali mengusap rambut Alan dengan lembut.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Hot Night with Berondong

Hot Night with Berondong

“Kamu udah mengantuk?” Theo membalas senyuman itu. “Belum.” Felicia mengecup pipi Theo. “Enaknya ngapain setelah ini?” Theo tiba-tiba menyeringai, mendekatkan wajahnya ke arah Felicia, kemudian berbisik, “Hm … karena ini malam-malam dan kita belum mengantuk, lebih baik kita melakukan ‘itu’.” Sontak, Felicia terbelalak. Pikiran mesumnya aktif, apakah Theo hendak mengajaknya untuk menghabiskan malam panas jilid sekian?!
1040.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Bittersweet

Bittersweet

"Yaelahh iyaa santai ajaa napa sii, yaudahh gue aja yang tutup. Makasihh banyakk Gar!!" "iyaa masama, see u hari senin nengg!!" "ahahhah siapp mangg" tut~ Nadia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur. Ia memejamkan mata dan berakhir di dunia mimpi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Bak sebuah mantra yang akan membuatku tenang setelah mengatakannya. Aku bergidik ngeri ketika melihat kembali kertas yang ada bercak merah itu, tiba tiba saja layar di Hpku berkedip beberapa kali. Aku menatapnya sekilas, mengabaikannya. Namun ada sebuah nomor tak kukenal yang terpajang di layar tersebut, beberapa kali. Hingga dengan terpaksa aku pun mengangkatnya. Diujung telpon sana terdengar sebuah lagu yang begitu asing di telingaku. Reverse. Lagu yang tak begitu jelas dan hanya berisi sebuah jeritan-jeritan tak jelas seperti suara kelelawar, suara seorang perempuan bersenandung dan bahkan suara tawa anak kecil. Oh tuhan?!
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Gigi putihnya yang berjajar rapi mengeluarkan suara gemerutuk yang membuat wanita paruh baya di depannya bergidik seketika. “Aku bilang, Aku butuh Dia!” Suara Memet kembali menggelegar, membuat wanita yang bernama Surti itu menutup telinganya. “T—tapi, Den. Ini kan sudah larut malam,” protes Surti pada Memet yang membidik tajam ke arahnya.
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Bittersweet Love

Bittersweet Love

Audrey langsung menatap Galih yang tampaknya masih tidur, pukulan di lengan kembali Audrey berikan. “Baiklah, kita nggak bulan madu tapi sabtu besok aku mau ajak keluar kota.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
My Sweet Husband

My Sweet Husband

kata Stephen. "Kenapa cepat sekali kamu mengantuknya. Tidak biasanya kamu begini," celetuk Amanda. "Maaf, ya. Mata ini yang memang tidak bisa diajak kompromi. Selamat malam, sayang. Mimpi indah. Emmmuuaaachhhh!" kalimat terakhirnya dengan sebuah kecupan mesra yang terdengar jelas pada ponsel Amanda. Stephen pun kemudian mematikan telepon itu sebelah pihak. Ia bangkit dari duduknya dan pergi dari cafe.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai g night sweet dreams
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status