Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Dewi

Sang Dewi

“Sekartajimu sudah dekat, kalian akan segera bertemu dan berkumpul kembali sebagai pasangan yang saling mencintai.” Sontak sang Panji langsung mengalihkan perhatian pada wanita berambut gelung tersebut. "Benarkah yang katakan?” Bukannya menjawab, Sangramawijaya Tunggadewi malah mengulas senyum, sebelum perlahan menghilang dalam kegelapan. Tak lama kemudian, Jayengsari sendiri terbangun dari mimpi. Dia mengerjap-kerjapkan mata dan menemukan diri berada di atas ranjang dengan posisi merebah.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as swoon
Read
+Library
SANTET

SANTET

SANTET PAKAIAN DALAM 11 Tepat tengah malam, Ita duduk di kursi menghadap jendela kamar Nining. Ia menaruh meja kecil di depan jendela kamarnya, menempelkannya ke tembok. Di atasnya Ita menaruh cawan yang telah ia isi dengan air, di atas permukaan cawan itu ia taburi bunga. Lalu dengan silet Ita melukai ujung jari telunjuk dan jari tengahnya. Darah menetes ke dalam cawan. Kemudian Ita mengaduk-aduk isi cawan tersebut, sehingga air yang tadinya bening seketika berubah warna menjadi merah. Secuil kemenyan ia bakar, baunya menguar menusuk indra penciuman. Asap itu meliuk-liuk disapu angin. Setelah Itu Ita menutup matanya, menangkupkan kedua tangannya di atas kepala. Mulutnya berkomat-kamit me
9.27.0K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as swoon
Read
+Library
TWELVE

TWELVE

Ucapnya tersenyum menampilkan lesung dipipi kirinya yang entah mengapa aku menyukainya dan mata teduh itu setiap aku menatapnya terasa begitu nyaman. Perasaan aneh menjalar diseluruh tubuhku dan jantungku pun berdetak dengan irama cepat. Kenapa aku ini? Aroma parfum Reiki yang aku tidak mengetahui namanya berhasil menusuk indera penciumanku, parfum Reiki semakin membuat aku masuk kedalam perasaan yang entah apa ini.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as swoon
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Pria itu lalu menunduk perlahan, dan memerangkap Misha dalam ciuman yang memabukkan. Keduanya terhanyut dalam gairah yang belum seharusnya meleka lanjutkan. Andreas tidak berhenti, dia akhirnya menyentuh Misha tanpa batas. Dan Misha yang tengah melambung karena ungkapan cinta pria itu lalu menurunkan pertahanannya. Gadis itu dengan naif dan rasa cintanya yang tulus, akhirnya menyerahkan saat pertamanya pada seorang Andreas Maxwell.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as swoon
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Speranza melempar wanita itu, lalu ia berjongkok dan dengan santainya menancapkan pisaunya pada paha wanita tersebut. Wanita itu menjerit dan memohon untuk dilepaskan. Speranza menantap pisau yang masih menancap pada paha wanita itu. Dia mencabutnya dan kembali menancapkannya pada sisi paha lainnya. Speranza berdecak. "Paha mu sangat lembek!" ejeknya. Speranza berdiri dan berjalan menuju wajah wanita tersebut. "Tolong ... Lepaskan ... Aku ...."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as swoon
Read
+Library
Dewa

Dewa

Kata Zafan berterus terang. "Reihan yang menghamili Mawar? Tidak! Tidak mungkin! TIDAAAKKKK! TIDAAAKKK MUNGKIN!" Tubuh Dewa lemas. Kepalanya pening sekali. Seketika itu pandangannya beranak puluhan. Tubuhnya seakan-akan melayang, mengambang di udara. Dia roboh. Secepatnya Zafan menangkap tubuhnya. Anak muda itu benar-benar shock berat. Tensi darahnya turun drastis. Kepalanya sungguh berat tak bisa diangkatnya. Airmata tak lagi mengalir. Kering! Sekering batinnya yang kecewa hingga jiwanya retak bagaikan sawah yang berbulan-bulan tak teraliri air.
9.97.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as swoon
Read
+Library
Sadena

Sadena

Selin yang telah berlindung di belakang Sadena terkikik kecil. "Mau apa?" Sadena menatap Zoe dengan kernyitan dalam. Zoe tertawa pelan. Urat-urat di lehernya menonjol saat dia berkata seperti ini penuh penekanan, "Gue. Mau. Lo. Kalah!!" "DENA!" Pekik Selin tertahan ketika bogeman Zoe hampir saja mengenai pipi Sadena. Beruntung, Dena bisa menangkap pukulan itu secepat mungkin.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as swoon
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Gadis itu tertawa hanya karena melihat dahi Quin yang terkena tetesan air matanya. Quin bangun. Dia duduk di samping Sena, menatap Sena dengan tatapan geli. Gadis di depannya benar-benar ajaib. Selama dua jam dia hanya mengamati Sena dan selama dua jam itu Quin benar-benar menyaksikan segala emosi yang Sena gambarkan lewat raut wajahnya. Sedih, senang, bahagia, kerinduan tumpah menjadi satu hanya karena menonton film yang berjudul My Annoying Brother.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as swoon
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status