Lingerieku Dipakai Pembantuku
terangnya lagi membuatku menggelengkan kepala.
Gaji besar dengan menjadi pembantu? Rasanya mustahil, ternyata Mas Ari gajinya habis terus untuk menggaji Rinta yang besar nominalnya.
"Wah, kerjanya bagus ya, Tante, bisa transfer segitu, belum lagi untuk makan di Jakarta, hebat ya anaknya," ucapku sengaja memujinya. Terlihat Rinta membuang napas sambil membasahi bibirnya dengan lidah.