BONEKA KEMATIAN
Begitu ia menutup pintu perlahan, ia mendapati Yudistira sudah berdiri di ujung koridor rumah, menunggu dalam diam.
“Kudengar Soraya ... memburuk," ujar Yudistira pelan.
Daru hanya mengangguk. Sorot matanya jauh, seperti menatap sesuatu yang tak kasatmata.
"Ada satu hal yang harus kamu tahu," lanjut Yudistira. Ia menarik saku dalam jaketnya dan menyerahkan secarik foto lusuh. Foto itu menampilkan sesosok anak kecil perempuan duduk di pangkuan seorang wanita tua, tapi yang mencolok adalah boneka di tangan si anak—boneka dengan rambut kusut, mata kosong, dan gaun renda seperti milik Bella.
Hot Chapters